Connect with us

DIDUGA TIDAK MEMILIKI IJIN LINGKUNGAN, PT BKA TERUS BEROPERASI

SUMUT

DIDUGA TIDAK MEMILIKI IJIN LINGKUNGAN, PT BKA TERUS BEROPERASI

Plt Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Labuhanbatu, Paruhum Daulay

LABUHANBATU, SUMUT, BN – PT Binivan Konstruksi Abadi (BKA) yang memiliki Industri Pengelohan Aspal (AMP) serta Industri Pemecah Batu (Stone Crouser) belum mempunyai ijin lingkungan dan pengelolaan lingkungan hidup namun tetap beroperasi.

Hal itu dikatakan Plt Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Labuhanbatu, Paruhum Daulay diruang kerjanya, Rabu (28/2/2018).

“Sampai saat ini, nama PT BKA belum terdaftar sebagai salah satu perusahaan yang pernah memohonkan ijin yang diamanahkan dalam UU NO 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” ujar Daulay.

“Ijin lingkungan dan pengelolaan lingkungan hidup diterbitkan oleh Pemkab melalui Dinas perijinan, dan untuk perusahaan sejenis PT BKA wajib memilkinya sebelum beroperasi ” jelasnya Daulay.

Dari berbagai sumber yang didapat wartawan, pemilik PT BKA yang dikenal dengan sebutan Asiong terkesan tidak takut terhadap hukum, padahal asal usul batu dan pasir yang diolah perusahaanya diduga tidak jelas ijinya.

Sedangkan modus perusahaanya mendapatkan batu dan pasir dengan cara membujuk warga dipinggiran sungai Aek Katia menyewa tanahnya untuk diambil batu kerikil dan pasirnya dengan alat berat.

Batu dan kerikil itu lalu diangkat dengan mengunakan dump truk yang setiap truk diberi label PT BKA. Mungkin, melihat label ini juga membuat perjalanan angkutan itu tidak ada yang berani menganggu.(M.SUKMA)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in SUMUT

To Top
%d blogger menyukai ini: