Connect with us

Bidik Nasional

Akibat Cinta Tak Direstui Wanita Ini Tega Gugurkan Kandungannya

SULSEL

Akibat Cinta Tak Direstui Wanita Ini Tega Gugurkan Kandungannya

GOWA, SUL-SEL, BN – Cinta tak direstui itulah pepata yang kerap diucapkan masyarakat, sehingga kasus pembuangan bayi kerap terjadi.

Seperti saat ini yang dialami salah satu karyawan toko di sekitar Jalan Landak Makassar Yakni KW (21) . dari hasil hubungan gelapnya ai tegah menggurkan kandungan dengan cara menkomsumsi obat floxigara yang dipesan melalui online.

Dari data yang diperoleh usai meminum obat tersebut perut pelaku tiba-tiba mulas yang sangat tinggi dan pusing, kemudian untuk menetralisir rasa pusing pelaku meminum obat puyer bintang toedjoe no 16. Hingga akhirnya orok bayi berhasil dikeluarkan.

” Setelah orok bayi berhasil dikeluarkan menurut keterangan pelaku ia langsung menghubungi NH (20) yang merupakan saudara dari kekasih KW yang juga seorang baby sister untuk membantu menguburkan jabang bayi, kemudian penguburan pun dilakukan di Dusun Bangkala, Desa Jenemadinging, Kecamatan Pattalasang Kabupaten Gowa dibawah pohon nangka.” ujar ujar Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga SIK., M.Si, saat konferensi pers di Mako Polres Gowa, Rabu (21/3/18).

Lanjut ia katakan, Kejadiannya pada hari selasa malam, saat warga mendengar anjing menggonggong di samping rumahnya, dan dikejutkan dengan penemuan bayi berumur 4 bulan yang menjadi awal penyelidikan Polsek Bontomarannu.

Berdasarkan pengakuan warga, bahwa memang sebelumnya ada warga yang meminjam pacul yang alasannya untuk menguburkan bangkai tikus. Hal ini dibenarkan oleh pelaku NH yang telah meminjam pacul kepada warga.

“Pelaku mengubur bayi di bawah pohon nangka bersama NH dengan meminjam pacul ditetangga, dengan alasan akan mengubur bangkai tikus,” jelas Shinto.

Awal pengungkapan ketika ditemukannya barang bukti berupa cangkul yang digunakan oleh pelaku untuk menggali kuburan bayi, sisa obat jenis floxigra, satu papan cytotec, dua kaplet jenis klofeniramin maleat, dan empat shacet bintang toedjoe no. 16.

“Persangkaan terhadap pelaku KW dijerat dengan pasal 348 KUHP, dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan, hukuman paling lama 5 tahun 6 bulan penjara,” tutup Kapolres Gowa.(Krc) 

Editor  | BN Online Sul-Sel | AA

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in SULSEL

Trending

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
To Top