Connect with us

Pembangunan Pasar Ikan Desa Mekar Utama Diduga Salah Sasaran

KALBAR

Pembangunan Pasar Ikan Desa Mekar Utama Diduga Salah Sasaran

○ Habiskan Rp 300 Juta, Hanya Ditempati 4 Hari.

Dok: gambar bangunan pasar mubajir

KETAPANG, KALBAR, BN – Bangunan Pasar ikan tidak berfungsi sebagaimana mesti nya, bangunan tersebut nampak hancur dan dibiarkan begitu saja tanpa diperhatikan sama sekali.

Bangunan pasar ikan tersebut terletak di Dusun Tanjung Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Kalbar itu menelan hampir Rp 300 juta melalui PNPM.

Pasar ikan yang sudah diresmikan oleh desa setempat itu tidak mendapatkan respon dari pihak pedagang, pasalnya lokasi kurang strategis dan tidak laku dagangan mereka, hal inilah menjadi penyebabnya, seharusnya pemerintah desa sebelum membangun perlu sosialisasi kepada pedagang bukan asal bangun.

Dok: gambar bangunan pasar mubajir

Menurut salah satu warga, pasar ikan tersebut hanya dihuni pedagang sekitar empat hari saja namun pembelinya sepi, pedagang lebih memilih berjualan ditepi jalan raya Kendawangan dan ada juga membuat lapak sendiri di depan rumah.

Saat dikonfirmasi kepala PNPM kecamatan Kendawangan Mijiono menuturkan betul pasar ikan tersebut dibangun dengan dana sekitar Rp 300 juta melalui PNPM, namun perlu diketahui PNPM tidak bertanggung jawab atas bangunan tersebut, PNPM hanya menjembatani perihal keuangan, tapi sekarang PNPM sudah tidak ada lagi.

“Kurang lebih begini cara kerja pnpm, jadi seolah olah desa yang ada dikecamatan kendawangan ikut tender dan sewaktu itu desa mekar utama yang mendapat kan nya, jadi urusan dimana lokasi nya desa yang menentukan.

“Memang sangat disayangkan bangunan itu sampai saat ini tidak berfungsi, apalagi itu aset negara yang menelan ratusan juta rupiah, coba tanya saja ke desa barang kali masih ada datanya pasar itu kalau tidak salah diresmikan pada tahun 2013 lalu sayang bangunaan itu tidak difungsikan sebagaimana mestinya ” pungkas Mijiono kepada BN. (Erwin)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KALBAR

To Top
%d blogger menyukai ini: