Connect with us

Bidik Nasional

PT. Semen Indonesia Menstabilkan Harga Semen di Papua, 2 Merek Semen Hengkang

BALI

PT. Semen Indonesia Menstabilkan Harga Semen di Papua, 2 Merek Semen Hengkang

Agung Wiharto Sekretaris perusahaan Semen Indonesia saat presentasi di depan para wartawan

DENPASAR, BALI, BN – Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan mengatakan, PT. Semen Indonesia merupakan perusahaan BUMN di beri tugas oleh Pemerintah untuk menstabilkan harga semen di Papua. Sebelumnya harga Semen di wilayah pegunungan harga semen sampat menyentuh 3 juta/persak, sehingga 2 merek semen tidak beredar lagi di Papua karena biaya tinggi tidak bisa bersaing.

Semen Indonesia, kata Agung Wiharto di depan pwartawan, merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang telah ditunjuk pemerintah untuk menekan harga semen di Papua, karena itulah bersama sejumlah BUMN di Indonesia, pihaknya melakukan sinergi untuk menjalankan program pemerimtah.

“Kami telah berkoordinasi dengan sejumlah BUMN lainnya seperti PT Pos Indonesia, AU dan PT Pelindo terkait tol laut guna menekan harga semen di Papua. Sebab kami ketahui disparitas harganya sangat berbeda dengan daerah lain di Indonesia,” jelas Agung di Denpasar, Kamis, (09/8/2018 )

Agung Wiharno menambahkan, Semen Indonesia juga tengah membangun packing plant atau pabrik pengemasan di Timika diharapkan berkontribusi bagi Papua. “Terlebih bagi daerah yang harus menggunakan pesawat untuk mengangkut semen, setidaknya perbedaan harga dengan daerah lain tak terlalu jauh,” jelasnya.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang manufaktur. Semen Indonesia merupakan perusahaan semen terbesar di Indonesia dan Holding Company dari PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa.

Pabrik Semen yang di Tonasa mengirim semen curah dengan kapal lalu di kirim ke Timika untuk di Packing dan di timbun untuk antisipasi musim gelombang laut sehingga harga semen di Papua tetap stabil. Pendistribusian Semen melalui Timika ke daerah pegunungan dengan menggunakan pesawat Hercules milik AU.

Dengan sulitnya medan di Papua khususnya daerah pegunungan membuat 2 merek semen hengkang dari Papua. Karena mahalnya biaya pengiriman semen yang di angkut pakai pesawat sehingga harga semen sangat mahal di daerah Jayawijaya dan sekitarnya. Sekarang ini sudah mulai di garap jalan di Papua oleh Pemerintah, kalau sudah jadi akan memudahkan distribusi semen ke daerah daerah di Papua. Kalau Uda jadi jalan tersebut akan menghemat biaya pengiriman Semen ke daerah daerah Papua, pungkas Agung. (Jati)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in BALI

To Top