Connect with us

Festival Wong Gunung “Ritual Agung Banyu Panguripan”

67 views

JATENG

Festival Wong Gunung “Ritual Agung Banyu Panguripan”

Drs. Ahmadi: “Semoga menjadi doa, agar persoalan kekeringan di wilayah Kecamatan Pulosari bisa menjadi perhatian supaya yang disampaikan oleh Gubernur adalah sebuah solusi bagi bencana kekeringan.”

PEMALANG, BN – Gelar Budaya “Festival Wong Gunung” yang sudah menjadi rutinitas tahunan masyarakat Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, tahun 2019 ini digelar di lapangan Pulosari, Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Minggu (8/9). Iring-iringan berbagai macam hasil bumi (telo pendem) yang dibentuk gunungan menambah menarik para pengunjung yang memadati kanan kiri bibir jalan yang dilintasi pawai iring-iringan gunungan tersebut. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati arena festival dari mulai pagi hingga sore menjelang pembukaan festival tersebut.

“Ritual Agung Banyu Panguripan,” demikian tema Festival Wong Gunung tahun ini. Diharapkan dengan tema tersebut dapat terkabul harapan masyarakat luas Kecamatan Pulosari yang setiap tahun di musim kemarau mengalami kekeringan dan sulit mendapatkan sumber air bersih.

Harapan itu rupanya tak sekedar impian semata, dengan Gelar Budaya Festival Wong Gunung tahun ini, rupanya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terketuk hatinya hadir di tengah masyarakat Kecamatan Pulosari, dan dalam sambutannya beliau bersedia membantu untuk mewujudkan harapan masyarakat tersebut membangun sumber mata air dengan mengupayakan dana bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat, guna mencukupi kebutuhan masyarakat Pulosari di musim kemarau.

Tamat, Kades Batursari, selaku Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Pulosari (Simongklang), mewakili seluruh Kades Kecamatan Pulosari, mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh pimpinan tingkat daerah dan jajarannya, yang telah mendukung suksesnya acara festival, dan festival rutin tahunan ini diharapkan dapat memberikan nilai positif, sehingga respon masyarakat yang luar biasa, diharapan dapat memacu peningkatan kunjungan wisata ke Kecamatan Pulosari. Tamat juga berharap agar kebutuhan air bagi warga masyarakat Pulosari dapat terpenuhi.

“Harapan kami, Festival Wong Gunung sebagai gelar budaya untuk mempromosikan budaya dan wisata Pulosari dapat terus rutin setiap tahunnya. Dan kedepannya tidak ada lagi kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga (warga), dan ada upaya dari Bupati dan Dinas PUPR untuk mengusulkan agar ada sumber air yg ada di baturaden bisa dimanfaatkan, mengingat Kecamatn Pulosari yang rutin kekurangan air karena tidak ada sumber mata air yang mengalir di musim kemaru. Sehingga kalau dihitung jumlah angka milyaran rupiah untuk kebutuhan air di musim kemarau,” ungkapTamat pada Bidik Nasional.

“Banyak terimakasih kami ucapkan pada Pak Gubernur yang rawuh pada acara ini, mudah-mudahan beliau diberi kesehatan selalu, agar air yang di harapkan di Pulosari dapat segera terwujud,” sambungnya.

Bupati Pemalang dan Ibu, bersama seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Pulosari.

Camat Drs. Ahmadi, yang dijumpai Bidik Nasional usai acara di kantornya, berharap agar Festival Wong Gunung tetep lestari untuk mengmebngkn
Wisata, budaya, hotikultura dan ekonomi masyarakat. Diharapkan, juga dapat menjadi edukasi masyarakat dalam rangka mewarnai sebuah budaya lokal dan ajang pengembangan kreativitas genersi muda. Dan semoga menjadi doa, agar persoalan kekeringan di wilayah Kecamatan Pulosari bisa menjadi perhatian supaya yang disampaikan oleh Gubernur tadi akan menjadi solusi bagi bencana kekeringan yang sudah bertahun-tahun melanda Kecamatan Pulosari.
Camat Pulosari juga mengapresiasi dan bangga dengan masyarakatnya yang menjunjung dan peduli terhadap budaya, mangayuh bagyo.

Apresiasi juga dilontarkan oleh Danramil Pulosari serta Kapolsek Pulosari, yang berharap dengan gelar festival tersebut bisa mendongkrak budaya di Kecamatan Pulosari, untuk dapat memperkenalkan kepada masyarakat luas Jawa Tengah, bahkan Nasional, bahwa di Pulosaei ada Budaya Wong Gunung. “Semoga tahun yang datang lebih besar lagi hingga bisa mengundang wisatawan mancanegara,” ujar Danramil.

Hadir dalam gelar budaya Festival Wong Gunung tersebut, Bupati Pemalang beserta jajaran Forkompimda, Gubernur Jawa Tengah, Kapolres Pemalang, Dandim 0711 Pemalang, Ketua Pemuda Pancasila Pemalang, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Pulosari. Nampak dalam pengamanan acara selain dari TNI/Polri dan Satpol PP, juga dari Ormas Pemuda Pancasila dan Banser. (AR)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in JATENG

Advertisement




Trending

Advertisement Free counters!
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
To Top
%d blogger menyukai ini: