Connect with us

Sarana dan Prasarana Pendidikan di Mura Harus Memadai

JATENG

Sarana dan Prasarana Pendidikan di Mura Harus Memadai

PURUK CAHU, KALTENG, BN – Dalam rangka mensukseskan Mura Cerdas oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Murung Raya (Mura) tidak hanya didukung penuh oleh program Kartu Mura Cerdas (KMC), namun perlu didukung sarana dan prasarana yang memadai.

Wakil Ketua II DPRD Mura, Rahmanto SHI, MH menilai bahwa perlu adanya perhatian khusus juga dari sarana dan prasarana pendidikan, sehingga semua program bisa terakomidir untuk menuju Mura Cerdas.

“Berkaitan dengan Mura Cerdas, indikatornya tidak hanya di Kartu Mura Cerdas. Kita menyambut baik dengan program KMC ini, karena membantu masyarakat, membantu orangtua murid secara keuangan. Mencapai Mura Cerdas tidak hanya didukung KMC tetapi harus didukung oleh sarana dan prasrana yang memadai juga,” ungkap Rahmanto, Senin 19 Oktober 2020.

Disampaikan Rahmanto, bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat yang menjadi leading sektor pendidikan harus melakukan pendataan terhadap sekolah yang ada di Kabupaten Mura.

“Agar dilakukan pendataan, berapa sekolah yang rusak, baik, serta sekolah yang belum memiliki fasilitas standar sekolah. Nah ini juga perlu dilakukan secara rutin, agar ditiap tahun bisa dilakukan evaluasi serta penganggarannya,”ungkap Politikus PKB itu.

Menurut Rahmanto, jika pihaknya menerima data sarana maupun prasarana pendidikan tersebut pihaknya bisa segera dalam mempelajari dan tentu akan memperjuangkan mana yang menjadi skala prioritas.

“Tentu kami akan mempelajari juga untuk infrastruktur pendidikan beberapa tahun kedepan, misal di 10 kecamatan ini rumah guru ada 200, sekolah ada 300, nah apa saja yang kurang biar kami mengetahuinya. Sehingga nanti dalam anggarannya bisa dibagikan mana yang skala prioritas,” terang Rahmanto.

Karena dalam sektor pendidikan ini juga menjadi bagian utama dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati sekarang ini, mengingat dengan adanya program KMC ini dimaksud agar siswa-siswa bisa melaksanakan pendidikan hingga pada lulus SMA.

“Karena program KMC ini berlaku dari SD hingga SMA Sederajat, melalui program itu juga mereka bisa membeli bahan atau keperluan sekolahnya, terutama bagi mereka yang kurang mampu tidak lagi membebankan kepada orangtua mereka untuk membeli sepatu, buku tulis, tas dan lainnya,” pungkasnya. (Juven)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in JATENG




loading…





Advertisement

Trending

Advertisement
To Top
%d blogger menyukai ini: