Connect with us

Deli Serdang Terima 9.760 Vaksin Sinovac

SUMUT

Deli Serdang Terima 9.760 Vaksin Sinovac

DELI SERDANG, SUMUT, BN – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terima vaksin sinovac yang disalurkan oleh Kementerian Kesehatan melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Rabu (13/1/2021).

Vaksin yang digadangkan untuk membantu tubuh kebal terhadap wabah Covid-19 ini, tiba di Kantor Bupati dengan pengawalan TNI dan Polri, dan langsung di terima langsung oleh Bupati H.Ashari Tambunan

Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan didampingi Kapolresta Deli Serdang KBP Yemi Mandagi, S.I.K, Sekdakab Darwin Zein,S.Sos, dan Asisten I Faisal Arif Nasution.

Vaksin tersebut langsung dibawa ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Deli Serdang di Jl.Tengku Raja Muda Lubuk Pakam, guna diamankan sampai dinyatakan resmi untuk digunakan, yaitu penyuntikan vaksin akan dilakukan mulai Jum’at (15/1/2021).

Dalam keterangannya, Bupati Ashari mengatakan bahwa vaksin itu akan disalurkan melalui 34 Puskesmas yang ada di wilayah Pemkab Deli Serdang. Selain itu, ada juga yang disalurkan ke-RSUD Deli Serdang.

“Tahap pertama ini akan diutamakan untuk para tenaga kesehatan kita mulai dari yang PNS dan non PNS yang bekerja di berbagai rumah sakit, klinik-klinik dan berbagai fasilitas kesehatan lainnya. Mereka yang sudah mendapat pemberitahuan dari aplikasi nasional sudah bisa datang nanti. Selain itu juga ada 10 orang tokoh daerah pada saat periode pertama ini”. Kata Ashari Tambunan.

Disisi lain, Kadis Kesehatan Deli Serdang dr.Ade Budi Krista menerangkan, pihaknya belum dapat merinci siapa-siapa nama tokoh di Deli Serdang yang nantinya akan disuntik pertama untuk vaksin tersebut.

Terkhusus untuk 10 orang tokoh itu, dr.Ade menyebut tidak mesti namanya yang sudah tercantum di aplikasi, karena tujuannya untuk menambah keyakinan masyarakat.

“Kalau Tenaga Kesehatan kita semuanya malah minta cepat. Kalau pihak-pihak lain belum ada yang menyatakan ke kita tidak mau divaksin. Kita mengharapkan masyarakat juga mau dan tidak perlu khawatir karena vaksin ini aman dan halal sesuai pernyataan dari pihak BPOM dan MUI. Kalau sasaran kita memang 70 persen saja masyarakat karena banyak juga yang tidak boleh divaksin seperti wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui”. Terang dr.Ade Budi Krista.

Menurut keterangan dr.Ade, yang bukan termasuk orang dalam kategori yang bakal disuntik vaksin, selain karena faktor usia, juga tidak untuk orang yang mempunyai riwayat penyakit dalam perobatan kini. (Hs).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in SUMUT

Advertisement

Advertorial




loading…


Advertisement




Advertorial

Advertorial, ucapan tahun baru,lampung timur,lampung

To Top
%d blogger menyukai ini: