Connect with us

Diduga Karena Terpeleset Nenek Usia Lanjut Meninggal Dunia

JATIM

Diduga Karena Terpeleset Nenek Usia Lanjut Meninggal Dunia

NGANJUK, JATIM, BN – Rabu 07 Maret 2021 sekira pukul 09.45 Wib saksi Madirah (60) Alamat Lingk. Gambirejo Kel. Warujayeng Kec. Tanjunganom Kab. Nganjuk saat itu sedang berada disawah ada di pinggir sungai melihat sesosok mayat yang terhanyut di aliran sungai.

Melihat ada mayat, kemudian madirah memanggil saksi Harjito, (45) Alamat Dsn. Barong Ds. Kedungrejo Kec. Tanjunganom yang juga sedang berada di dekat sungai tersebut kemudian saksi Madirah bersama saksi Harjito mencari kayu untuk penghalang agar mayat tidak terhanyut.

Kemudian Madirah melaporkan kejadian tersebut kepada Suminto (40) Alamat Dsn. Glotan Ds. Kedungrejo Kec. Tanjunganom, selalu ketua RT di Dsn. Glotan Ds. Kedungrejo Kec. Tanjunganom Kab. Nganjuk kemudian Bersama-sama mengangkat korban meninggal tersebut ke atas tanggul sebelah utara sungai dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Warujayeng.

“Dari pelapor Rio Aji Setiawan, warga dusun warung, desa Sonoageng, sekitar aliran sungai masuk Dsn Glotan Kec. Ds. Kedungrejo Kec. Tanjunganom, ” kata Kasubbaghumas Polres Nganjuk, Iptu Suprianto pada wartawan.

Korban tersebut bernama Sadikem warga dsn waung, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon. Tempat Kejadian Perkara adalah aliran sungai yang masuk di Dsn. Glotan Ds. Kedungrejo Kec. Tanjunganom Kab. Nganjuk.

Dari Identifikasi mayat Bersama petugas Puskesmas Warujayeng terdapat luka lecet di lutut sebelah kiri korban, dan luka lecet di kepala korban diperkirakan bekas benturan dengan batu yang ada disungai, dan jenasah langsung dibawa pulang keluarga korban untuk dimakamkan, yang dengan membuat surat pernyataan bahwa keluarga menerima musibah yang menimpanya.

“Sejauh ini, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, ” pungkas Kasubbaghumas Iptu Suprianto pada wartawan. (Iskandar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in JATIM

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement




loading…





To Top
%d blogger menyukai ini: