Connect with us

DPRKP CKTR Surabaya Kebut Perbaikan Stadion GBT

JATIM

DPRKP CKTR Surabaya Kebut Perbaikan Stadion GBT

SURABAYA, JATIM, BN – Meskipun sudah adanya keputusan penundaan Piala Dunia U-21 yang rencananya diadakan pada tahun 2020 lalu. Ternyata, masih terlihat pengerjaan yang berskala besar, contoh saja, perbaikan atap lantai 7, pengecatan pagar, perbaikan minor di toilet penonton dan perawatan rumput.

Iman Kristian, Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKP CKTR Kota Surabaya membenarkan rehabilitasi stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya ini. Namun perbaikan yang ada sambil menunggu anggaran dari pusat.

“Ya ada rehabilitasi, untuk perbaikan ekterior lobi dan pekerjaan pagar melalui tahapan lelang dan dibutuh dana total sebesar Rp. 40 milyar. Itu pun dari pihak pemkot sedang mengajukan ke pihak Kemenpora dan selama ini masih mengunakan APBD Surabaya,” terangnya.

“Sedangkan pekerjaan yang ada, tidak termasuk pekerjaan perbaikan atap,” jelasnya, dikantor DPRKP CKTR Kota Surabaya.

“Memang, proses lelang belum dimulai, untuk besaran perbaikan eksterior lobi, mengeluarkan dana kurang lebih Rp.1 Milyar. Nanti, dalam pengerjaan pagar semuanya (keliling gedung, red) seputar stadion, melalui proses lelang,” tegas Iman Krestian.

Beda waktu beda tempat, salah satu staf yang bernama Tuladan Mitro ditanya wartawan Bidik Nasional (BN) terkait kebocoran dilokasi operator lampu, mengatakan bahwa pusat dari masalah adalah atap lantai 7 karena salurannya tersumbat sehingga pengerjaan akhirnya masuk ke lantai 7.

“Pekerja pembersihan dan mencari sumber titik kebocoran dari lantai 7 dan segera menambalnya,” kata Tauladan Mitro selaku salah satu staf pemeliharaan gedung DPRKP CKTR Surabaya dan menambahkan segera mengevaluasi selama hujan seminggu terakhir, belum ada kebocoran lagi.

“Sedangkan pengerjaan seperti pengecatan mungkin diperkirakan tiga minggu, sudah rampung semuanya,” pungkasnya. (BYP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in JATIM

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement




loading…





To Top
%d blogger menyukai ini: