28/09/2022

BIDIK NASIONAL

Berita Investigasi

Rapimnas, Serikat Media Siber Indonesia Anugerahkan Pin Emas ke Jenderal TNI Dudung

4 min read

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Drs Firdaus M Si. Anugerahan “Pin Emas” kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M.

JAKARTA, BIDIKNASIONAL.com – Penganugerahan “Pin Emas” kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Drs Firdaus M Si.

Anugerah “Pin Emas” tersebut disematkan langsung saat pembukaan acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SMSI yang berlangsung di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta, Kamis (21/07).

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Dudung mengucapkan terima kasih atas penghargaan “Pin Emas” yang diberikan oleh SMSI, dan sudah mempercayakan dirinya sebagai Ketua Dewan Pembina SMSI.

“SMSI adalah organisasi yang strategis untuk kepentingan bangsa dan negara. Demi kepentingan bangsa dan negara, saya tidak perlu panjang lebar berdiskusi tapi langsung mengapresiasi, karena ini sangat positif,” ungkap Jenderal Dudung.

Pada kesempatan itu, ia menyoroti soal penyebaran berita bohong atau hoaks. Menurutnya, kebohongan akan menjadi kebenaran jika disebarkan secara terus menerus di media sosial.

“Kehadiran SMSI diharapkan mampu men-counter informasi yang mengandung kebohongan, dan menjadi bibit konflik perpecahan.

Semua itu untuk keberlangsungan bangsa dan negara ke depan,” tegas pria kelahiran Bandung lulusan Akmil 1988 dari kecabangan Infanteri ini.

Turut hadir dalam pembukaan Rapimnas SMSI, di antaranya Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari.

Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Budiman Sudjatmiko, Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan, dan jajaran perwira utama TNI AD lainnya serta Pengurus SMSI se-Indonesia.

Acara Rapimnas SMSI berlanjut menjelang malam hari diadakan bedah buku bertemakan “Loper koran menjadi jendral”, dalam sesi tersebut pandang dari Danjen Kopassus dan lainya.

Sebelumnya, sejak berdiri lima tahun lalu, 7 Maret 2017, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) telah mencapai titik-titik rencana strategis yang sangat mengesankan. Pencapaian itu dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Piagam Penghargaannya diserahkan langsung oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat 18 Maret 2022 di Galeri MURI Jakarta di lantai LG Mall of Indonesia (MOI), Jakarta.

“Kami bangga hari ini bertemu dengan orang-orang hebat, orang kreatif dan tangguh yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa.

Indonesia butuh orang-orang seperti yang terpilih hari ini, supaya bangsa kita tidak ketinggalan bangsa lain,” kata Jaya Suprana yang didampingi Direktur Utama MURI Aylawati Sarwono.

Penghargaan MURI yang diterima SMSI kali ini menandai pencapaian strategis berupa besaran jumlah anggotanya per 31 Desember 2021 mencapai 1.761 pengusaha pers siber yang tersebar di 34 provinsi di Tanah Air.

Jumlah anggota sebesar itu dinilai tim MURI merupakan jumlah terbesar di dunia, sehingga pantas diberi penghargaan.

Sekarang anggota SMSI berjumlah lebih besar lagi, sekitar 2000 pengusaha media siber.

“Organisasi SMSI tengah meluas jaringannya hingga tingkat kota dan kabupaten. Sekarang ini sedang berjalan,” kata Firdaus.

Sebelumnya, tiga tahun lalu, 28 Februari 2020, SMSI telah dianugerahi penghargaan MURI atas kecepatan, daya sebar, dan banyaknya media siber yang tergabung di SMSI dalam menyampaikan tulisan opini ‘Mendambakan Keadilan Sosial’.

Hanya dalam waktu 7,5 jam, opini yang disampaikan SMSI ke anggota sudah dimuat 571 media yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Pencapaian yang dicatat MURI merupakan langkah strategis SMSI yang telah ditetapkan dalam roadmap atau time line organisasi dalam kurun waktu lima tahun sejak berdiri.

“Kami bersama teman-teman bergabung dan bangkit dari keterpurukan media yang dilanda disrupsi teknologi.

Kami melangkah ke depan mengatasi persoalan. Dan, sekarang kami masuk ke dalam dunia terbaru yaitu mataverse,” kata Firdaus ketika diminta memberikan sambutan pada acara penerimaan penghargaan MURI yang dipandu oleh pembawa acara Awan Rahargo.

Firdaus hadir di Galeri MURI Indonesia bersama Mayjen TNI (Purn) Joko Warsito (Dewan Pembina), Ervik Arisusanto dan Dar Edi Yoga, keduanya (penasihat SMSI).

Sekretaris Jenderal SMSI Pusat Mohammad Nasir, dan Humas SMSI Wisnu. Hadir pula dalam kesempatan itu Ketua Forum Pemred Siber Indonesia Bernadus Wilson Lumi.

Pencapaian SMSI perlu dicatat dan dirayakan sebagai tanda syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa. “Melalui pencatatan ini kami bisa merefleksikan kembali pencapaian yang telah diraih bersama, dan tentu kami akan lebih bersemangat,” tutur Mohammad Nasir.

Selain SMSI yang meraih penghargaan, ada tiga orang yang menerima penghargaan yang sama dalam waktu yang bersamaan.

Para penerima penghargaan MURI lainnya adalah seorang profesor dengan gelar doktor terbanyak, yakni empat. Dia adalah Prof Dr, Ir, Anastasia Sulistyawati, MS, MM, M.Mis, D.Th, Ph.D, D.Ag. Prof Sulis adalah Direktur Politeknik Internasional Bali.

Penerima lainnya adalah sastrawati Indonesia pertama yang karya bukunya dipajang di Perpustakaan Paris Peace Forum. Dia adalah Edrida Pulungan. Bukunya berjudul “The Peace Message of The Earth”.

Penerima berikutnya adalah Ir Herry Kiss dari V8 Sound & Satkomlek TNI yang berhasil merangkai instalasi sound system terpanjang dengan jangkauan 3,4 km dengan penonton sekitar 1,5 juta orang, dengan kualitas suara merata sama.

Rangkaian sound system itu disiapkan ketika serah terima jabatan TNI di Cilangkap, Jakarta, 18 November 2021.

Penulis : Redaksi
Editorial : Budi Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

by boodysank/bidiknasional.com/bidiknasional@yahoo.com | Newsphere by AF themes.