OPINI

Diundang Mbah Tunggul Wulung Agar Berkunjung ke Makamnya

Saat bertawasul di makam Mbah Tunggul Wulung di Selo Liman, Trawas, Kabupaten Mojokerto (Foto: Suwoto)

MOJOKERTO, BIDIKNASIONAL.com – Hari itu Minggu sore saat sedang berada di pesanggrahan yang terletak di kawasan lereng Gunung Penanggungan sisi barat. Sedang melakukan doa tawwasulan kepada leluhur, secara tak terduga tiba tiba dapat undangan –lewat petunjuk gaib– agar bersedia berkunjung ke ‘makam’ Mbah Tunggul Wulung.

Sebelumnya saya belum pernah kenal sosok Tunggul Wulung. Tapi setiap berkunjung ke petirtaan Jolotundo yang terletak di Dusun Biting, Desa Selo Liman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, saat melintas menuju lokasi petirtaan –sekitar berjarak 700 meter sebelum tiket masuk petirtaan– ada tulisan dalam benner ” Makam Mbah Tunggul Wulung “. Tulisan informasi itu sering terbaca oleh otak kiri saya. Sedangkan otak kanan merespon lebih dalam, “Tunggul Wulung itu leluhur orang Jawa,” info otak kanan.

Informasi tersebut membuat batin saya respon, berarti info positif yang sebaiknya diperhatikan.

Karena kesibukan, tak terasa beberapa bulan lewat, belum ada keinginan untuk menindaklanjuti perihal Siapa Sosok Mbah Tunggul Wulung itu ? Setiap melewati tulisan benner dimaksud, muncul keinginan berziarah ke ‘makam’ Mbah Tunggul Wulung tersebut. Namun keinginan itu terlewati oleh kesibukan giat spiritual yang saya lakukan di berbagai tempat lain, sehingga belum bisa datang berkunjung ke Mbah Tunggul Wulung.

“Aku Tunggul Wulung… tempatku tidak jauh dari sini, monggo sowan, ” Bunyi petunjuk yg saya tangkap dengan kekuatan batinku — sudah saya terjemahkan lewat bahasa wadag– sore itu tatkala sedang ritual doa.Sejak saat itu aku mengenal sosok Mbah Tunggul Wulung secara ilmu batinia.

Banner petunjuk lokasi makam Mbah Tunggul Wulung (Foto: Suwoto)

Undangan Mbah Tunggul Wulung tersebut benar benar saya respon dan diagendakan waktu sowan. Pada hari dan waktu yang sudah terjadwalkan, saya dan 2 murid, akhirnya berkunjung ke ‘makam’ Mbah Tunggul Wulung beberapa waktu baru lalu.

Hasil dialog gaib, dapat petunjuk bahwa beliau adalah sosok leluhur, seorang punggawa berasal dari jaman Mojopahit Raja Brawijaya V. Bisa sampai ke lereng Gunung Penangungan karena waktu itu Mbah Tunggul Wulung mengungsi dari keraton karena diserang musuh, tujuannya menuju Bali. Saat setiba di lereng penanggungan beristirahat di pertirtaan Jolotundo dan beliau ‘bertemu’ Prabu Airlangga –dalam dimensi lain– dan Mbah Tunggul Wulung diminta menetap tidak jauh dari lokasi petirtaan peninggalan Prabu Airlangga Raja Kahuripan itu.

Lokasi Cungkup makam Mbah Tunggul Wulung dari kejauhan (Foto: Suwoto)

Lokasi ‘makam’ Mbah Tunggul Wulung tersebut terletak di Dusun Biting Desa Selo Liman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Secara laku spiritual semua petunjuk yang saya dapat itu, sebagai privasi keilmuan saya yakin apa adannya.Perihal kisah sejati yang sebenarnya hanya Tuhan Yang Maha Tahu.

Laporan: Suwoto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button