
Kepala Desa aktif Bringinbendo Sholeh Dwi, saat diadili PN Sidoarjo. (Foto: Teddy Syah/Bidiknasional.com)
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa Kepala Desa aktif Bringinbendo, Taman, Sidoarjo, Sholeh Dwi, ungkap fakta menarik dalam perkara dugaan KDRT Verbal terhadap istrinya.
Terdakwa Sholeh, dihadapan Majelis Hakim di Ruang Sidang Sari, mengakui dulunya sering mengunjungi sebuah lokalisasi. Namun, kegiatan yang tergolong negatif tersebut dilakukan sebelum dia menjabat Kepala Desa.
“Ke Lokalisasi saat sebelum saya menjabat sebagai Kepala Desa Bringinbendo Yang Mulia,” ucap Sholeh, (9/4) kemarin.
Hobi ke lokalisasi itu juga, dilakukan Sholeh saat dia sedang berstatus sebagai seorang duda atau belum memiliki istri.
Selanjutnya, dalam perkara sedang dijalani saat ini bermula, karena pertikaiannya dengan Istri yang saat ini sudah jadi mantan istri.
Terdakwa mengungkapkan, jika terjadi konflik dengan mantan istri, selalu berujung meminta kompensasi uang.
Dalam penjelasan Sholeh, awal saat perceraian, ada kesepakatan kompensasi sebesar Rp700 juta, di mana ia telah menyerahkan Rp200 juta.
Baca Juga : Kades Bringinbendo Dicecar di PN Sidoarjo

Akan tetapi, setelah perkara dugaan KDRT Verbal ini terus bergulir, nominal damai disebutnya melonjak drastis hingga miliaran rupiah.
“Yang terakhir, diminta sampai Rp4 miliar. Kadang disebut juga Rp3 miliar,” ungkap Sholeh, dengan nada kesal.
Dinilai terdakwa angka itu terlalu tinggi, ia mengaku sudah menawarkan sejumlah aset terhadap mantan istrinya, seperti tanah dan kendaraan, sebagai bentuk penyelesaian. Tetapi, belum ada kesepekatan diantara mereka.
Alhasil berujung dalam peradilan meja hijau PN Negeri Sidoarjo, dengan dugaan perkara KDRT Verbal terhadap mantan Istri, terdakwa Sholeh Dwi.
Agenda sidang Pemeriksaan Terdakwa berakhir, akan dilanjutkan pekan depan. Dengan jadwal tuntutan dari Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sidoarjo.
Laporan : Teddy Syah
Hak Jawab Pemberitaan
Judul : Hak Jawab Kepala Desa Bringinbendo Taman
•Bantah Mengaku Sering Datangi Lokalisasi


