JATIMMADIUN

Dari Mimbar ke Hati Umat, JKN Hadirkan Lewat Pesan yang Bermanfaat

MADIUN, BIDIKNASIONAL.com – Di sebuah masjid, terlihat suasana khidmat menyelimuti jamaah yang duduk rapi mendengarkan khutbah Jumat. Kata demi kata yang disampaikan dari mimbar tidak hanya menjadi sekedar nasihat, tetapi juga harapan yang perlahan menyentuh hati. Di tengah keseharian yang penuh dinamika, pesan tentang kesehatan dan kepedulian terhadap sesama mulai menemukan jalannya, bukan sebagai informasi, melainkan sebagai kesadaran bersama.

BPJS Kesehatan merangkul tokoh agama untuk menyinergikan Progam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui peluncuran buku khutbah “Meraih Sehat Mensyukuri Nikmat (Kumpulan Khutbah Jumat Jaminan Kesehatan Nasional)”, Rabu (15/4) di Madiun. Melalui langkah ini, pesan mengenai pentingnya Program JKN diharapkan dapat tersampaikan dengan cara yang lebih menyentuh, mudah dipahami, serta dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Di sinilah makna penting sebuah pesan hadir. Program JKN tidak hanya berbicara tentang layanan kesehatan, tetapi juga tentang tanggung jawab, kepedulian, dan gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, dalam sambutannya.

Buku khutbah ini hadir membawa 54 membawa 54 tema yan disusun bersama antara BPJS Kesehatan dengan MUI, berisi rangkaian pesan kesehatan dan nilai keislaman, memuat pentingnya jaminan kesehatan serta edukasi menjaga kesehatan. Dengan pendekatan nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan membumi, buku ini tidak hanya mengulas ibadah mahdhah, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa perlindungan sosial merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap sesame.

Ketua Komisi Litbang MUI Kota Madiun, Dr. H. Moh. Miftachul Choiri, M.A., turut menyampaikan bahwa buku khutbah ini diharapkan menjadi sarana dakwah yang tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga meneguhkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga amanah kehidupan. Hal tersebut sejalan dengan nilai ta’awun dalam islam sebagai wujud tolong tolong menolong menolong dalam kebaikan dan perlindungan sesama.

“Semoga kehadiran buku khutbah ini menjadi manfaat secara luas, dapat digunakan oleh para tokoh agama dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada umat, serta menjadi jembatan penyebaran informasi yang akurat tentang Program JKN bagi masyarakat,” kata Miftachul.

Dengan adanya buku ini, diharapkan seluruh pihak semakin memahami Program JKN serta berperan aktif dalam keberlanjutan, mengingat program ini sejalan dengan makna taawun yang merupakan perwujudan tolong menolong bagi sesama. (rn/tk/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button