
MALANG, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan terus berupaya mendekatkan pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat melalui Layanan di Ujung Negeri (LANURI). Implementasi program tersebut turut dihadirkan di Kota Malang melalui layanan BPJS Keliling yang hadir di Klinik Rawat Jalan Rampal, Senin (13/07). Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya jemput bola untuk memberikan kemudahan kepada peserta dalam mengakses layanan administrasi dan memperoleh informasi terkait Program JKN.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Hernina Agustin Arifin, mengatakan bahwa BPJS Keliling merupakan bentuk komitmen BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan peserta. Menurutnya, layanan jemput bola menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
“Melalui BPJS Keliling, kami hadir lebih dekat dengan masyarakat sehingga peserta tidak selalu harus datang ke kantor untuk mendapatkan pelayanan. Kami ingin layanan JKN semakin mudah diakses dan memberikan pengalaman yang baik bagi peserta,” ujar Ina.
LANURI merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan dalam memperluas jangkauan pelayanan JKN melalui pendekatan yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain BPJS Keliling, LANURI juga diimplementasikan melalui Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA). Pelaksanaannya dilakukan dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak dan memanfaatkan lokasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat.
Di Kota Malang, keberadaan BPJS Keliling dimanfaatkan peserta untuk mengurus administrasi kepesertaan. Salah satunya Supriyanto, anggota Kodim 0818 Kabupaten Malang, yang melakukan perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) setelah berpindah tugas dari Bogor ke Malang. Ia mengaku terbantu karena proses pelayanan dapat dilakukan dengan cepat.
“Prosesnya sangat mudah dan cepat. Sekitar lima menit sudah selesai. Awalnya saya ingin mengurus di layanan BPJS yang ada di Mal Ramayana, tetapi antreannya cukup panjang. Setelah mengetahui ada BPJS Keliling di Klinik Rampal, saya langsung datang ke sini,” ujar Supriyanto.
Menurut Supriyanto, petugas juga memberikan penjelasan mengenai ketentuan perubahan FKTP dan waktu mulai berlakunya fasilitas kesehatan yang baru. Ia menilai informasi yang diberikan membantu peserta memahami proses administrasi yang dilakukan.
Selain layanan tatap muka, Supriyanto mengapresiasi kemudahan layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, pemanfaatan aplikasi tersebut membuat peserta lebih mudah mengakses informasi kepesertaan dan layanan JKN.
“Sekarang kalau berobat cukup menggunakan Mobile JKN atau KTP. Jadi meskipun kartu fisik tidak dibawa, tetap bisa mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan. Ini sangat membantu,” ungkapnya.
Ina menambahkan bahwa BPJS Keliling melengkapi berbagai kanal pelayanan yang telah disediakan BPJS Kesehatan. Peserta dapat memilih kanal layanan sesuai kebutuhan, baik melalui layanan tatap muka maupun kanal digital seperti Mobile JKN, Care Center 165, dan PANDAWA.
“Kami mengajak peserta memanfaatkan kanal layanan yang tersedia sesuai kebutuhannya. Semangatnya sama, yaitu menghadirkan pelayanan JKN yang mudah, cepat, dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkas Ina.
Melalui LANURI, BPJS Kesehatan terus memperkuat upaya mendekatkan pelayanan kepada peserta. Kehadiran BPJS Keliling di berbagai titik diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses informasi dan layanan administrasi JKN secara lebih mudah. (bp/gt/red)



