JATIMLUMAJANG

Kirab Hasil Bumi dan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H Desa Tumpeng Meriah

LUMAJANG, BIDIKNASIONAL.com – Sabtu (20/06/2026), Desa Tumpeng Kec. Candipuro memperingati tahun baru islam 1 muharram 1448 H, dengan arak-arakan kirab hasil bumi yang dibawa oleh warga Dusun Tumpeng Timur dibawa menuju ke lapangan Desa Tumpeng. Acara dimulai pukul 14.00 WIB sampai selesai, dan diikuti banyak peserta.

Kegiatan tersebut bertujuan melestarikan budaya leluhur dan bersyukur dengan hasil bumi yang melimpah selama ini.

Tahun baru islam ini dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat kebersamaan dan bergotong royong sehingga kegiatan ini bejalan dengan lancar dan sukses seperti sekarang ini.

Warga beriiring-iringan mengarak tumpeng beraneka hasil bumi dan makanan khas jawa, setiba di lapangan desa Tumpeng, puluhan tumpeng yang telah diarak, kemudian dikumpulkan dan didoakan bersama-sama. Selanjutnya tumpeng yang sudah dibacakan doa dibagikan kepada masyarakat sebagai rasa syukur dan berkah ditahun baru islam.

Kepala Desa Tumpeng Moch. Deni Purwadi, saat ditemui bidiknasional.com mengatakan, dalam kegiatan tahun baru islam 1448 H dilaksanakan dengan berpakaian adat jawa sambil membawa arak-arakan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan rezekinya selama ini yang diberikan kepada masyarakat Desa Tumpeng.

“Acaranya didoakan dan dimakan bersama sama supaya warga Desa Tumpeng khususnya rezekinya bertambah dengan hasil bumi yang selama ini dipanen, diberikan keselamatan dan kesehatan. Dan nanti dilanjutkan menuju ke makam Mbah Tuan Sidobranti pepunden Desa Tumpeng yang dianggap keramat/pepunden oleh warga setempat dan serta bentuk kehormatan terhadap tradisi dan budaya lokal,” ungkapnya.

Kades berharap, kegiatan ini bisa terus berjalan dari tahun ke tahun. “Semoga tradisi ini bisa terjaga dan lebih meriah lagi”, terang Kades.

“Saya juga mengucapkan terimakasihnya kepada warga Tumpeng semuanya yang ikut dalam acara ini Camat, Kapolsek, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Semua Perangkat Desa, RT-RW dan semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu”, Jelas Kades. (SON)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button