
Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Kav. Muhammad Aminudin, S.T., M.I.P., bersama Kepala Desa Pemuka, Yusbardin. (Foto: Ist)
ACEH SINGKIL, BIDIKNASIONAL.com – Upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terus dilakukan jajaran TNI Angkatan Darat (TNI-AD) di Kabupaten Aceh Singkil. Salah satunya melalui pembangunan dua unit sumur bor di Desa Pemuka, Kecamatan Singkil, sebagai langkah membantu masyarakat memperoleh akses air bersih, khususnya setelah bencana banjir yang terjadi pada tahun 2025. Minggu (9/8/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 0109/Aceh Singkil, Letkol Kav. Muhammad Aminudin, S.T., M.I.P., melalui Danramil 02/Singkil, Kapten Inf. Dahlius, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari kepedulian TNI-AD terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurut Dahlius, keberadaan fasilitas air bersih tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Pemuka yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.
“Negara dan TNI-AD hadir bersama rakyat memberikan solusi terhadap kesulitan air bersih pascabencana banjir 2026,” ujar Dahlius mewakili Dandim 0109/Aceh Singkil.
Sudah bertahun-tahun mengandalkan air hujan
Kepala Desa Pemuka, Yusbardin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI-AD, khususnya Dandim 0109/Aceh Singkil, Danramil 02/Singkil, serta Babinsa yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.
Yusbardin menjelaskan, persoalan ketersediaan air bersih di Desa Pemuka bukanlah persoalan yang baru dirasakan masyarakat. Sejak warga menempati kawasan tersebut pada 2003, masyarakat masih banyak mengandalkan air hujan yang ditampung untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
“Sejak masyarakat pindah dari Pemuka lama, yakni DAS, ke daratan pada tahun 2003, kami selalu mengandalkan air hujan yang ditampung untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika mendapat informasi adanya bantuan air bersih dari TNI-AD, kami langsung mendaftarkan desa,” ungkap Yusbardin.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan sumber air bersih yang lebih mudah diakses menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Desa Pemuka. Karena itu, pembangunan sumur bor diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap air hujan.
Dibangun di dua lokasi strategis dua unit sumur bor tersebut dibangun pada lokasi yang dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Satu titik pembangunan berada di Halaman Masjid Al-Amin, sedangkan satu titik lainnya berada di Halaman Kantor Desa Pemuka.
Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses sumber air setelah pembangunan selesai dan fasilitas dapat dimanfaatkan.
Kepala Desa Pemuka, Yusbardin, berharap pembangunan kedua sumur bor tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Ia juga berharap sumber air yang dihasilkan nantinya dapat dikembangkan untuk dialirkan ke rumah-rumah warga, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air hujan sebagai sumber utama dapat dikurangi.
“Kami berharap nantinya warga bisa mengalirkan air bersih ini ke rumah masing-masing. Ini sangat membantu masyarakat,” kata Yusbardin.
Masyarakat Diminta Ikut Menjaga Fasilitas
Selain menyampaikan apresiasi, Yusbardin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas sumur bor yang dibangun tersebut. Ia meminta masyarakat, khususnya para orang tua, turut mengawasi anak-anak selama proses pembangunan berlangsung.
Pengawasan tersebut penting agar anak-anak tidak bermain di sekitar lokasi pekerjaan yang berpotensi mengganggu proses pembangunan maupun membahayakan keselamatan mereka. Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan bantuan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat sehingga diperlukan kepedulian bersama agar dapat digunakan dan dipelihara dalam jangka panjang.
“Ini bantuan untuk kepentingan masyarakat, mari kita jaga bersama agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Wujud Sinergi TNI dan Masyarakat
Pembangunan dua unit sumur bor di Desa Pemuka tidak hanya diharapkan menjadi solusi terhadap keterbatasan air bersih, tetapi juga mencerminkan adanya sinergi antara TNI-AD dan masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
Bagi masyarakat Desa Pemuka, keberadaan fasilitas tersebut memiliki arti penting. Setelah bertahun-tahun mengandalkan air hujan yang ditampung untuk kebutuhan sehari-hari, warga kini memiliki harapan memperoleh sumber air yang lebih mudah diakses dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Terlebih, kebutuhan terhadap air bersih menjadi semakin penting dalam proses pemulihan masyarakat setelah menghadapi dampak banjir.
Kehadiran Kodim 0109/Aceh Singkil melalui pembangunan sumur bor tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Fasilitas yang dibangun bukan hanya menjadi sarana penyediaan air, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menjaga fasilitas publik. Melalui kegiatan tersebut, TNI-AD menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. Namun, keberlanjutan manfaat fasilitas tersebut tentu membutuhkan peran bersama, baik dari pemerintah desa, masyarakat maupun pihak terkait lainnya.
Dengan adanya dua unit sumur bor di lokasi yang mudah dijangkau, masyarakat Desa Pemuka diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih baik.
Bagi warga yang selama ini bergantung pada air hujan, pembangunan tersebut menjadi sebuah harapan baru dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Pada akhirnya, pembangunan sumur bor di Desa Pemuka menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Sinergi antara TNI-AD dan masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat, dimanfaatkan secara bijaksana, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. (Nurha/Roni S)



