Dewan Mura: Jangan Lunturkan Semangat Merah Putih di Bumi Tana Malai Tolung Lingu

Anggota DPRD Mura dari Fraksi Partai Gerindra, Sutrisno, S.T. (efn)
PURUK CAHU, BIDIKNASIONAL.com – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke- 81, beragam pandangan tumbuh di tengah masyarakat. Tidak jarang muncul rasa kecewa atas kebijakan maupun pelayanan yang dirasa belum sepenuhnya dirasakan secara merata. Perasaan inilah yang kadang kala memunculkan keinginan untuk melupakan tradisi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di kediaman masing-masing.
Padahal pada hakikatnya, bendera Merah Putih bukan milik kelompok tertentu, melainkan lambang kedaulatan bangsa, tanda kehormatan yang dirajut dari pengorbanan, keringat, air mata, hingga darah para pahlawan yang telah mendahului kita.
Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Gerindra, Sutrisno, S.T., atau yang akrab disapa Aven, menyampaikan imbauannya kepada seluruh masyarakat.
Menyampaikan kritik dan harapan adalah hak warga negara yang sah dan wajar dalam dinamika bernegara. Namun jangan biarkan rasa kecewa sesaat mengalahkan cinta kita kepada tanah air. “Tetap kibarkan Bendera Merah Putih setinggi-tingginya, sebagai tanda penghormatan tulus kepada jasa para pendiri bangsa,” ujar Sutrisno. Kamis (13/8/2026).
Ia juga mengakui bahwa tantangan yang kita hadapi masih banyak — mulai dari pemerataan kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja, hingga percepatan pembangunan di daerah terpencil. Namun, pesimisme bukanlah jawaban. Momentum kemerdekaan hendaknya menjadi saat kita mempererat persaudaraan, memperkuat harapan, dan meyakini bahwa kemajuan akan terus diraih melalui kerja sama antara masyarakat yang kritis dan pemerintah yang hadir.
“Mari kita sisihkan sejenak segala kekecewaan. Penuhi pekarangan rumah, jalanan, hingga pelosok desa di seluruh Murung Raya dengan kibaran Merah Putih. Biarlah bendera itu menjadi saksi: cinta tanah air dan semangat persatuan kita tak akan pernah luntur oleh keadaan apa pun,” pungkasnya. (Efn)


