JATIMPROBOLINGGO

BBKSDA Jatim Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Danau Taman Hidup, Gunung Argopuro

Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81 BBKSDA Jatim, di Danau Taman Hidup, Gunung Argopuro. (Foto: Teddy Syah/BN)

PROBOLINGGO, BIDIKNASIONAL.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia digelar dengan suasana berbeda di kawasan konservasi. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur memilih Danau Taman Hidup, kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang atau yang lebih dikenal dengan kawasan Argopuro, sebagai lokasi upacara.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026. Kepala BBKSDA Jawa Timur, Ir. Nur Patria Kurniawan, hadir langsung memimpin rangkaian kegiatan. Upacara digelar pada pagi hari, Senin (17/8/2026).

Sebelumnya, malam hari di lokasi yang sama diisi dengan kegiatan tasyakuran dan sharing bersama para pendaki serta komunitas pecinta alam.

Nur Patria mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memaknai kemerdekaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian kawasan konservasi.

“Ini merupakan yang pertama, sekaligus mengawali momen untuk kemerdekaan ini, kita bersama-sama teman MAHAPENA dan teman-teman pecinta alam yang lain, membersihkan sampah di jalur pendakian,” ujar Nur Patria di sela kegiatan.

Selain jajaran BBKSDA Jawa Timur, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Teknis BBKSDA Jawa Timur, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, Kepala Seksi KSDA Wilayah VI Probolinggo, serta Kepala Resort Konservasi Wilayah 19 Dataran Tinggi Yang di Bermi.

Jajaran staf BBKSDA Jawa Timur selaku panitia pelaksana dan Tim Smart Patrol yang tengah berkegiatan di kawasan tersebut juga turut memeriahkan rangkaian acara.

BBKSDA Jatim
Rapat Koordinasi BBKSDA Jatim, menjelang upacara Kemerdekaan. (Foto: Teddy Syah/BN)

Sejumlah komunitas pecinta alam, pengunjung, serta masyarakat sekitar kawasan turut hadir. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kawasan konservasi Argopuro.

Menurut Nur Patria, masyarakat sekitar merupakan pihak yang paling merasakan langsung dampak dari pengelolaan kawasan tersebut.

“Kita kan diamanahi untuk menjaga, tetapi merekalah sebenarnya yang in charge di sini, yang mendapat manfaat dan sekaligus juga mendapat akibat apabila tidak dilaksanakan pengelolaan dengan baik,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih sampah di jalur pendakian, kemudian dilanjutkan tasyakuran dan renungan malam bersama, upacara HUT ke-81 RI, serta peresmian perbaikan dermaga Danau Taman Hidup.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya PLN Paiton, ORARI, operator wisata, penyedia jasa ojek, masyarakat setempat, serta mitra kerja BBKSDA Jawa Timur, termasuk PT Asuransi Kita Bisa.

Kolaborasi multipihak tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan bersama dalam menjaga kawasan konservasi. Peringatan HUT ke-81 RI di Danau Taman Hidup juga menjadi bagian dari 81 Aksi Kementerian Kehutanan untuk Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan dipadukan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan konservasi. Danau Taman Hidup dipilih karena memiliki nilai ekologis sekaligus historis bagi para pegiat alam.

Laporan : Teddy Syah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button