ADVERTORIALMAGETAN

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Sundu Mulai Dilaksanakan SDA PUPR Magetan 

Ulin Koordinator SDA PUPR Magetan (Foto: Ashar)

MAGETAN, BIDIKNASIONAL.com –  Pengetasan ataupun meminalisir banjir saat musim hujan bukan saja merehab irigasi/drainase nya saja, tetapi juga menyentuh pembangunan saluran/drainase baru juga merehab beberapa saluran irigasi yang mulai rusak.

Ulin kordinator Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kabupaten Magetan itu menjelaskan, saluran itu mempunyai fungsi yang sangat vital sekali, baik bagi petani maupun masyarakat disekitar jaringan itu.

“Air yang mengalir itu dari Dam jejeruk akan melewati saluran irigasi Sundu dan bila saluran irigasi Sundu itu tidak di rehab secepat, baik lantai yang menggerus atau pun tembok yang sudah rusak maka aliran air jaringan irigasi Sundu tidak akan mengalir dan teralirkan lagi ke jaringan irigasi lain nya di area bawah,” kata Ulin.

Lanjut Ulin pula, pintu air yang ada DAM Jejeruk saat di buka dan air nya mengalir & masuk sepanjang jaringan irigasi Sundu itu tidak di rehab maka air itu akan mengalir dan menggenangi sawah-sawah sepanjang saluran irigasi dan atau pun akan meresap ke dalam sehingga air itu tidak sampai pada tujuan.

Akhir kata Ulin menyebutkan, biaya pelaksanaan rehab itu dengan nilai anggaran Rp. 181.161.200.00,- (Seratus Delapan Puluh Satu Seratus Enam puluh Satu Ribu Dua Ratus Rupiah dengan target waktu maksimal 90 hari kalender.

Jerman sebagai administrasi CV. Tunas Indah yang mengerjakan rehabilitasi Jaringan Irigasi Sundu membenarkan saat di konfirmasi.

“Jumlah tanggul yang di rehab kurang lebih 5 (lima) titik/lokasi dan lebar jaringan irigasi itu juga kurang lebih 4 meter serta tinggi peredam hilir dan hulu 5 meter,” kata Jerman.

“Kami berusaha untuk menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu dan tidak ada kendala lapangan, sebelum yang telah ditentukan dan disepakai, akan selesai,” ujar jerman pula.

Di tempat terpisah Pengawas dari CV. Sketsa, Andi menuturkan, kami akan tetap mengawasi proyek tersebut dengan ketat tanpa kecuali hingga selesai pekerjaan itu tepat waktu.

“Selain progres pelaksanaan setiap hari , Minggu dan Bulan, kami pun akan mengontrol material yang ada untuk di pakai dalam pekerjaan baik itu pasir, batu, semen dan bila tidak, harus di tukar sesuai dengan spesifikasi yang ada termasuk campur.

Lebih spesifik lagi, Andi menguraikan, rehab di irigasi Sundu itu selain tembok pengaman irigasi ada yang dua sisi dan ada hanya satu sisi saja bila ada belokan serta dasar lantai pun di cor namun dasar saluran irigasi tergerus lebih dalam, maka kami laksanakan dengan sistim Bronjong. (Adv/Ashar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button