JATIMSIDOARJO

Ngopi Bareng Media, Gerindra Sidoarjo Tanggapi Lonjakan Elektabilitas Partai dan Rapor Merah Daerah

Ketua Dewan Penasehat DPC Gerindra Sidoarjo, H. Rahmat Muhajirin, SH, MH. (yah)

SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com –  Elektabilitas Partai Gerindra di Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan tren penguatan yang signifikan. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Surabaya Survey and Consulting / Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), angka dukungan untuk partai berlambang kepala garuda ini melonjak hingga 14,4 persen.

Kenaikan tersebut dinilai sebagai dampak nyata dari program-program kerakyatan yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat Sidoarjo. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Penasehat DPC Gerindra Sidoarjo, H. Rahmat Muhajirin, SH, MH, didampingi Ketua Fraksi Gerindra sekaligus Sekretaris DPC Gerindra Sidoarjo, Ahmad Muzayyin Syafrial, dalam acara ngopi bareng bersama wartawan pada Selasa (8/9/2026).

Keberhasilan Program Pro Rakyat

H. Rahmat Muhajirin menegaskan bahwa meroketnya elektabilitas Gerindra di wilayahnya merupakan bukti konkret bahwa kebijakan pemerintah pusat berpihak pada rakyat kecil. Beberapa program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), KDMP, serta program ketahanan pangan dinilai menjadi motor utama penggerak kepuasan publik.

“Program-program tersebut sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sidoarjo. Ini menjadi pendorong bagi kami di daerah untuk terus bekerja keras menjaga kepercayaan publik,” ujar Rahmat Muhajirin.

Kendati menduduki posisi positif, Rahmat mengingatkan seluruh kader agar tidak terlena dengan hasil survei tersebut. Menurutnya, capaian ini adalah amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata di lapangan agar kepuasan publik berjalan selaras dengan kenaikan elektoral partai.

Soroti Penurunan Kepuasan Kinerja Pemkab Sidoarjo

Di balik kabar baik bagi internal Gerindra, survei ARCI tersebut membawa catatan kritis bagi jalannya roda pemerintahan daerah. Tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan pasangan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik (BAIK) dilaporkan merosot sebesar 14,3 persen selama 1,5 tahun masa jabatan mereka.

Data tren tingkat kepuasan publik terhadap Pemkab Sidoarjo menunjukkan penurunan bertahap sebagai berikut: 100 Hari Pertama: 84,9%6 Bulan: 80,5%1 Tahun: 71,8%1,5 Tahun (Saat ini): 70,6%.

Menanggapi data tersebut, Ahmad Muzayyin Syafrial menyatakan bahwa penurunan kumulatif sebesar 14,3 persen ini akan menjadi bahan evaluasi yang sangat serius bagi Gerindra sebagai salah satu partai pengusung pemerintah daerah.

“Angka kepuasan 70,6 persen saat ini sebenarnya masih menjadi modal kepercayaan yang kuat. Namun, penurunan yang konsisten ini adalah peringatan dini (early warning) agar dilakukan evaluasi total demi perbaikan pelayanan kepada masyarakat ke depan,” jelas Muzayyin.

Dorong Klarifikasi Metodologi Survei

Selain menyoroti kinerja pemkab, Fraksi Gerindra Sidoarjo juga memberikan catatan kritis terhadap data yang dirilis oleh lembaga survei ARCI. Muzayyin mengungkapkan adanya temuan selisih atau ketidaksesuaian antara data agregat dengan rincian poin kepuasan publik yang dipaparkan.

Demi menjaga objektivitas informasi di tengah masyarakat, Gerindra secara resmi mendorong pihak ARCI untuk membuka transparansi data. “Kami mendorong adanya klarifikasi metodologis secara terbuka agar publik mendapatkan informasi yang akurat, benar, dan tidak membingungkan,” pungkas Muzayyin.

Melalui momentum kenaikan elektabilitas ini, DPC Gerindra Sidoarjo menyatakan optimismenya untuk semakin solid dalam mengawal program-program strategis dari pemerintah pusat sekaligus memperjuangkan aspirasi lokal masyarakat di tingkat daerah. (yah)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button