
KEDIRI, BIDIKNASIONAL.com – Menghadapi persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) kerap memicu kecemasan dan tekanan psikologis bagi siswa kelas XII. Merespons kondisi tersebut, mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri menggelar workshop bertajuk “Express Your Mind: Art Therapy” di SMAN 1 Gurah, Kabupaten Kediri, pada Kamis (10/9/2026).
Kegiatan interaktif ini dirancang untuk membantu para siswa mengenali emosi, mengekspresikan perasaan terpendam, serta mengelola stres akademik melalui media seni rupa sebagai wadah refleksi diri yang aman.
Gunakan Seni Sebagai Wadah Katarsis Emosional
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber yang memadukan keahlian seni dan bimbingan psikologis, yaitu:
>Alfi Adhimasuhuda, S.Sn., M.Hum.
>Guruh Sukma Hanggara, M.Pd.
>Hendra Maysetyawan, S.Sn.
Melalui kolaborasi tersebut, para narasumber mendampingi siswa menuangkan tekanan pikiran ke dalam bentuk visual. Terapi seni ini menjadi wadah katarsis yang efektif, khususnya bagi siswa yang kesulitan mengekspresikan beban mentalnya secara verbal.
Solusi Kreatif Menjaga Kesehatan Mental Siswa
Para siswa kelas XII SMAN 1 Gurah menyambut kegiatan ini dengan antusias. Di tengah padatnya jadwal persiapan ujian, art therapy memberikan dampak positif bagi kesehatan mental mereka melalui tiga fokus utama:
>Pengenalan Emosi: Membantu siswa menyadari emosi yang menumpuk selama proses belajar.
Penyaluran Stres: Memfasilitasi pelepasan ketegangan secara konstruktif lewat bentuk dan warna.
>Refleksi Diri: Memberikan ruang aman untuk merefleksikan ketenangan batin dan mengembalikan motivasi belajar.
>Sinergi ini diharapkan dapat membentuk ketahanan emosional siswa, sehingga mereka tidak hanya siap secara kognitif, tetapi juga matang secara mental saat menghadapi TKA.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMAN 1 Gurah, Hery Wijanarko, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, menjaga stabilitas mental siswa kelas XII sama pentingnya dengan penguasaan materi akademik.
”Kami sangat mengapresiasi langkah mahasiswa PPG BK UNP Kediri. Di masa menjelang TKA, siswa tidak hanya membutuhkan bimbingan belajar, tetapi juga wadah meredakan ketegangan psikologis. Melalui Art Therapy, anak-anak dapat menyalurkan emosi secara positif sehingga bisa kembali fokus belajar dengan pikiran yang lebih tenang,” ujar Hery. (ND)


