Persiapan POPDA Sepakbola U-17 Tahun 2026, PSSI Banyuwangi Jaring Pelajar Potensial Melalui Seleksi Ketat

Ketua Persewangi sekaligus Ketua PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto (Dj)
BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) cabang olahraga sepakbola kembali menjadi panggung unjuk bakat bagi para pesepakbola muda antarpelajar di tingkat daerah. Menghadapi kompetisi bergengsi antarpelajar tingkat Provinsi Jawa Timur ini, Kabupaten Banyuwangi bergerak cepat melakukan persiapan demi menjaring skuad terbaik.
Ketua Persewangi sekaligus Ketua PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, SH, MH, menjelaskan bahwa pembentukan kerangka tim POPDA kali ini murni berbasis seleksi pelajar, bukan mengambil dari klub sepakbola yang sudah ada. Langkah ini diambil guna memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh talenta muda di Bumi Blambangan.
“Kegiatan POPDA ini sebenarnya diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Kami dari pihak PSSI Banyuwangi diminta untuk memfasilitasi dan mengadakan proses seleksi serta mengawal jalannya keikutsertaan dalam cabor sepakbola ini,” ujar Michael saat memberikan keterangan kepada Biro Banyuwangi bidiknasional.com, Sabtu (3/10/2026).
Proses penjaringan pemain menerapkan kriteria batasan usia dan jenjang pendidikan yang spesifik. Skuad ini difokuskan bagi para pelajar yang duduk di bangku SMA/SLTA kelas 2 (dua) dengan umur maksimal 17 tahun (U-17).
Antusiasme para pelajar Banyuwangi tergolong sangat tinggi untuk membela daerahnya. Pada gelombang pertama, tercatat ada 128 pelajar yang mendaftarkan diri ikut seleksi. Dari jumlah tersebut, tim kepelatihan telah menyaring dan meloloskan 65 pelajar potensial.
“Prosesnya masih terus berjalan. Besok hari Senin, kami akan membuka seleksi gelombang kedua demi memberikan kesempatan luas bagi pelajar lain yang juga ingin ikut serta membuktikan kemampuannya,” tambah Michael.
Melalui sistem seleksi terbuka dan bergelombang ini, PSSI Banyuwangi optimis bisa membentuk tim yang solid, kompetitif, dan bermental juara. Target besar pun telah dipasang demi membawa pulang prestasi terbaik ke Banyuwangi.
“Kami berharap proses ini bisa mempersiapkan kerangka tim sepakbola Banyuwangi yang tangguh untuk berlaga di ajang POPDA Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Ngawi. Harapan besar kami, tim ini bisa keluar sebagai pemenang, meraih juara, dan membawa harum nama Kabupaten Banyuwangi di tingkat regional,” pungkasnya. (Dj)



