JATIM

Pembunuh “Sadis” Driver Go-Car Diringkus

■ Hebat, Kurang Dari 24 Jam, Satreskrim Polres Pasuruan Hebat

Gianto, Pembunuh “Sadis” Driver Go – Car dibekuk

PASURUAN, JATIM, BN-Hebat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan akhirnya berhasil menangkap Gianto (36) pelaku pembunuh Rusdianto (41), driver Go – Car, Kamis (24/11).

Menurut Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, Senin (21/10/2019) sekira pukul 11.00 Wib, Gianto (36) pelaku yang merupakan warga Babatan Gg. 1, Kec. Wiyung, Kota Surabaya, memesan Go-Car melalui aplikasi.

“Pelaku sengaja memesan Go-Car dengan akun palsu atas nama (A/n.) ‘Dwi’ dengan tujuan Pondok Maritim menuju Graha Family Surabaya dan berhenti di belakang National Hospital” ungkap AKBP Rofiq Ripto Himawan, Kamis (24/10).

Sesampainya ditujuan, Gianto mengajak korban turun dengan alasan menunggu bosnya. Dan tak lama kemudian, pelaku kembali masuk ke mobil dan baru disusul oleh korban.

“Saat korban baru duduk di kemudi, disitulah pelaku menggunakan tali tampar (tambang) berwarna hijau dengan keji menjerat leher Rusdianto sampai meninggal,” ungkap Alumnus Akpol 2001 ini.

 

Baca Juga : 

Driver Go-Car Ditemukan Tewas Di Tol Mapan

 

Mengetaui korban meninggal, pelaku merencanakan untuk membuang mayat yang telah dibunuhnya tersebut ke daerah Malang.

“Pelaku yang mengetahui korban meninggal, sempat berencana membuang ke daerah Malang. Namun, pelaku putar balik ke arah Surabaya, dan membuang mayat korban yang tewas di badan Jalan Tol Malang-Pandaan KM 72.200,” terangnya.

Lebih lanjut AKBP Rofiq Ripto Himawan mengungkapkan Satreskrim Polres Pasuruan berhasil meringkus pelaku di rumah persembunyiannya, di Perum Pelem Pertiwi Blok JF 10, Ds. Pelem, Kec. Menganti Kab Gersik.

Dari hasil penyelidikan polisi diketahui pelaku sempat berusaha menghilangkan jejak pembunuhan dengan membuang handphone (Hp) korban ke selokan depan Masjid Changhoo Pandaan.

“Selain membuang HP korban, pelaku sempat menjual mobil korban via online di grub fb (facebook) jaul beli mobil Jember, namun gagal,” pungkasnya. (*/tim)

Related Articles

Back to top button