JABAR

Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Kecewa Air PAM Seperti Air Got

Aji Warga Kota Bogor Tunjukan Air PAM Keruh

BOGOR, JABAR, BN-Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Jawa Barat, merasa sangat kecewa terhadap pelayanan PAM Kota Bogor yang mengalirkan air keruh kepelanggan kualitasnya tak ubahnya seperti air got, yang terjadi pada hari Minggu 26/1/20), tepatnya sekitar jam 16.00 WIB.

Hal ini dikatakan oleh Aji kepada BN dikediamannya yang mengaku sebagai pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikediaman Minggu (26/1/20).

Masih menurut Aji air PAM yang mengalir dikediamannya sangat buruk kualitasnya dan tidak layak untuk dikonsumsi karena warnanya seperti air got, takut mengandung penyakit, untuk cuci piring saja tidak layak, setiap harinya untuk keluarga air untuk konsumsi saya beli dengan pihak lain.

Saya setiap bulannya bayar kepada Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, masa saya dialirin air yang keruh dan butek tak ubahnya seperti air got, saya sangat kecewa dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor,” kata Aji kepada BN menyampaikan keluhannya.

Sebelum kejadian ini Aji mengaku kepada BN bahwa air PAM sering keruh bahkan didasar bak mandi ada lumpur yang mengendap dan sering ditemukan ada cacing kecil warna merah.

“Pihak Perumda Tirta Pakuan selalu berbicara dengan pelanggan akan menyediakan air bersih, tapi nyatanya pelanggan disuguhi air keruh tak ubahnya air comberan,” kritik Aji dengan nada kesal kepada BN.

Sementara R.Poppi Rustanti sebagai Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, yang didampingi rekan kerjanya, ketika dikonfirmasi BN diruang kerjanya Senin (27/1/20), terkesan santai menjawab pertanya BN dengan memperlihatkan pengumuman digrup WhatsApp bahwa ada kejadian air yang mengalir kepelanggan keruh dikarenakan oleh pipa bocor, sehingga air yang mengalir ke pipa PAM masuk kotoran dari tanah, dan pipa pecah karena pihak pekerja pelebaran jalan disekitar jalan K.H. Soleh Iskandar menggunakan alat berat yang mengakibatkan pipa Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pecah.

Menurut R.Poppi Rustanti, pipa PAM yang pecah berada dikedalaman 30 meter sehingga sangat sulit untuk mendeteksi dimana letak pipa yang pecah, namun untuk mengatasi air yang keruh pihak PAM melakukan menguras air yang keruh diganti dengan air yang jernih. (eml)

Related Articles

Back to top button