SUMUT

Disperindag Labuhanbatu Pastikan Virus Corona Tak Berdampak Terhadap Situasi Pasar

Kadis Perindag Labuhanbatu, Khairuddin Nasution

LABUHANBATU, SUMUT, BN-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Labuhanbatu pastikan dampak Virus Corona tidak pengaruhi kondisi fluktuasi harga sejumlah pasar di wilayahnya. Sebab, situasi komoditi saat ini dalam keadaan stabil.

“Hanya harga bawang putih yang mengalami kenaikan, namun tidak signifikan. Fluktuasi terhadap komoditi lain seperti cabai, juga disebabkan kondisi cuaca penghujan. Dapat kita pastikan untuk keterbutuhan sembako tidak ada pengaruh,” ujar Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Labuhanbatu, Khairuddin Nasution, Selasa (18/2), di ruang kerjanya.

Menyikapi trending topik saat ini, serangkaian mewabahnya Virus Corona yang terjadi di Negara China, Khairuddin kembali memastikan tidak ada dampak gangguan terhadap pertumbuhan ekonomi terutama konsentrasi terhadap daya beli masyarakat.

“Memang situasi ekonomi menjadi faktor pendorong secara fluktuatif, barometernyapun tergantung kondisi di masyarakat. Apabila harga jual komoditas karet dan Kelapa sawit tinggi, tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh terhadap fluktuasi sembako. Kendati demikian, kita (Disperindag) akan terus lakukan monitoring secara kontiniu setiap harinya guna mengantisipasi apabila terjadinya kendala di lapangan,” urainya.

Mantan Camat Pangkatan ini pula, menguatkan kondisi hari ini akan terus dipantau hingga menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H pada bulan Mei Tahun 2020 mendatang.

“Ya, tentunya akan terus dilakukan pengawasan hingga menuju perayaan hari besar di masa mendatang. Seperti perayaan Idul Fitri 1441 H, biasanya kenaikan harga terjadi satu bulan sebelum memasuki hari H. Dan fluktuasi yang terjadi hanya berkisar 10 hari saja. Itu sebenarnya adalah fenomena biasa diseluruh pasar yang ada di Indonesia. Nah, disitulah peran kita untuk mengawasi lonjakan harga yang tidak biasa serta menindak para pedagang nakal yang sengaja menimbun sembako,” sebutnya.

Lebih jauh, Khairuddin mengemukakan, pihaknya juga telah menginventarisir sejumlah gudang besar yang ada di Kabupaten Labuhanbatu, guna mengkoodinir tidak terjadinya aksi penimbunan sembako. (M.SUKMA)

Related Articles

Back to top button