ACEHGAYO LUES

Kejari Gayo Lues Sudah Tindaklanjuti Laporan Dugaan Tindak Penyalahgunaan Dana Desa Tetinggi

GAYO LUES, BIDIKNASIONAL.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues Sudah menindaklanjuti laporan dugaan tindak penyalahgunaan dana desa terhadap Kepala Desa (Kades) Tetinggi Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues.

Hal ini disampaikan Kasi Intel Kejari Gayo Lues, Handri S.H di Ruang kerjanya (20/3/2023).

“Benar Beberapa Bulan Lalu kejaksaan telah menerima laporan dari warga Desa Tetinggi mengenai dugaan penyalahgunaan dana desa tersebut sudah ditindaklanjuti dan bahwa Sudah dua kali kita turun ke Desa Tetinggi tersebut ucap Handri S.H mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gayo Lues, Ismail Fahmi S.H,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pelapor yang enggan namanya dipublikaaikan namanya kepada BIDIK NASIONAL (BN), Senin (20/3/2023) mengatakan, pihaknya melaporkan Kadesnya karena dugaan tindak Penyalahgunaan Dana Desa.

“Kami mewakili banyak masyarakat yang berharap persoalan ini diproses hukum agar ada kejelasan,” kata dia.

Sumber menjelaskan, laporan Ketidakjelasan mengenai Dana Desa Anggaran di tahun 2021 dan 2022 dengan rincian sebagai Berikut:

1.pemotong Dana BLT Dana Desa T.A
2021 dengan hanya menyalurkan 8 Bulan dari pagu 12 atau 4 Bulan tidak di salur kan
2. Ada dugaan Penerima fiktif BLT Dana Desa T.A 2021 dan2022
3.Penyalura pemberdayaan Ekonomi ke masyarakat Dana Desa tidak sesuai RAB contoh Mulsa tidak sesuai dengan tertera RAB T, A 2021
4.Tidak menyalurkan pemberdayaan ekonomi masyarakat Dana Desa T.A 2022
5.Linmas telah mengundurkan diri mulai Januari 2022 tapi honor mereka belum di amprah
6. Tidak tersedia papan informasi atau baliho informasi tentang penggunaan anggaran Dana Desa T.A 2022.
.
Sumber berharap Kejari Gayo Lues segera memproses lebih Lanjut laporan pihaknya agar masyarakat mendapatkan kejelasan. “Kita yakin Kejari pasti menindak tegas pelaku sesuai aturan yang berlaku. Semoga penegakan hukum ini jadi pelajaran Kades lain agar tidak menyalahgunakan dana yang semestinya untuk masyarakat banyak,” tutur Sumber.

Di tempat terpisah Kepala Desa Tetinggi Mahmud saat di konfirmasi BN melalui sambungan seluler mengatakan, “Abang turun saja ke desa tanyakan masing masing ke masyarakat, jadi biar gak ngambang penjelasan nya dan kumpulkan masyarakat di tanya satu persatu,” jelas nya.

Laporan: dir

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button