
dr. Suwondo Ariyanto, Sp. JP.,FIHA (Foto.dok: Ist)
MATARAM, BIDIKNASIONAL.com – Hari Hipertensi Sedunia diperingati setiap tanggal 17 Mei. Hari ini untuk memperingati hari hipertensi sedunia RSUD Kota Mataram menggelar Seminar Awam dengan tema “Cegah dan kendalikan hipertensi untuk hidup sehat” Rabu 17/05/23.
Tujuan diusung tema tersebut adalah guna memperingati hari hipertensi sedunia yang rutin diperingati setiap tahun oleh dr penyakit dalam, spesialis jantung, syaraf. Agar bisa lebih meningkatkan kewaspadaan global seluruh dunia dan lebih memperhatikan kontrol dengan baik tekanan darahnya.
Dan dengan tema tersebut juga para dokter spesialis berharap agar masyarakat dapat mencegah terjadinya hipertensi dengan perubahan gaya hidup sehat. Gaya hidup berpotensi 60% menjadi penyebab hipertensi. Jika pasien sudah terkena hipertensi maka tidak dapat sembuh tapi bisa dikendalikan. Karena engendalikan hipertensi akan menghindari komplikasi dari penyakit hipertensi seperti serangan jantung, gagal jantung dan stroke.
Hipertensi dikenal oleh masyarakat awam dengan sebutan “darah tinggi” karena kondisi ini memang mengindikasikan tingginya tekanan darah. Tekanan darah sendiri dapat dibagi menjadi tekanan sistol (tekanan di pembuluh darah saat jantung memompa darah) dan diastol (tekanan di pembuluh darah saat jantung dalam keadaan istirahat). Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan sistol terukur ≥140 mmHg atau tekanan diastol terukur ≥90 mmHg (WHO, 2019).
dr. Suwondo Ariyanto, Sp. JP.,FIHA salah satu Dokter Spesialis Jantung di RS kota Mataram Mengatakan bahwa Hipertensi merupakan faktor resiko penyebab serangan jantung dan gagal jantung karena menurutnya Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah tekanan didalam pembuluh darah kita saat darah beredar yang melebihi nilai normal yaitu lebih sama dengan 140/90 mmhg. Dan pasien dengan Hipertensi disertai penyakit jantung lainnya mencapai lebih dari 25%.
Suwondo, juga menjelaskan bagaimana cara mencegah terjadinya hipertensi bagi penderita jantung. “Batasi asumsi garam kurang dari satu sendok teh perhari, Konsumsi gula kurang 4 sendok makan perhari, Batasi gorengan dan makan yg digoreng kurang dari 5 sendok makan minyak perhari, serta Banyak makan buah dan sayuran”. Jelasnya.
Lanjut Suwondo, Oleh karena itu penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat melakukan cek kesehatan, melakukan pengukuran tekanan darah secara berkala, dan mencegah serta mengendalikan hipertens.
Laporan: Aini
Editor: Budi Santoso



