LAMPUNGPESISIR BARAT

BUPATI AGUS MINTA BERIKAN SUPPORT DAN DO’AKAN PALESTINA

● PELANTIKAN KEPENGURUSAN MUI PESIBAR

Bupati Pesibar, Agus Istqlal (baju putih) turut menyampaikan pelantikan kepengurusan MUI Pesibar periode 2023- 2028 di GSG Selalau, Rabu 18-10-2023 (foto: doc.Diskominfotisan Pesibar)

PESISIR BARAT, BIDIKNASIONAL.com
Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan wadah atau suatu majelis yang menghimpun para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim Indonesia, untuk menyatukan gerak dan langkah umat Islam Indonesia dalam mewujudkan cita- cita bersama, diantaranya adalah merajut kebersamaan atas dasar Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah dalam ikhtiar turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kesatuan dan kerukunan nasional, serta demi terwujudnya umat Islam berkualitas dan berkarakter Islam Rahmatan Lil’alamiin.

Demikian salah satu bagian sambutan Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., ketika memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pesibar periode 2023-2028, di GSG Selalaw Pantai Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu 18-10-2023.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesibar, Agus Cik, S.Pd., S.E., perwakilan MUI Provinsi Lampung, Suryani M Nur, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan Forkopimda Pesibar.

“MUI merupakan wadah atau sebuah majelis yang menghimpun para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim Indonesia, untuk menyatukan gerak dan langkah umat Islam Indonesia dalam mewujudkan cita- cita bersama, diantaranya adalah merajut kebersamaan atas dasar Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah dalam ikhtiar turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kesatuan dan kerukunan nasional, serta demi terwujudnya umat Islam berkualitas dan berkarakter Islam Rahmatan Lil’alamiin,” papar Bupati Agus.

Bupati juga meminta MUI mampu menunjukkan eksistensinya ditengah-tengah masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut maka harus didukung dengan manajemen organisasi dan konsolidasi yang baik, serta diperlukan adanya integrasi program-program, mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat kabupaten.

Karenanya tambah Bupati, MUI Pesibar dituntut untuk memberikan pesan-pesan atau dakwah sesuai dengan kondisi atau kebutuhan masyarakat Islam dan masyarakat Pesibar khususnya.

Dalam momen itu, orang nomor satu di Pesibar itu juga tidak luput meminta peserta kegiatan tersebut untuk mendoakan rakyat Palestina yang sedang mengalami konflik dengan Israel belakangan.” Dengan harapan saudara kita di Palestina senantiasa dilindungi Allah SWT dan cita-cita mereka untuk merdeka di atas tanah mereka sendiri terwujud,” tutur Bupati.

Masih kata Bupati, komitmen Indonesia kepada perjuangan Palestina bukan basa- basi. Maka dari itu, warga Pesibar harus mendukung perjuangan Palestina sampai kapanpun, bahkan hingga Masjidil Aqsha kembali berada di tanah merdeka bagi bangsa Palestina.

“Eratkan simpul persaudaraan antara bangsa Palestina dan bangsa Indonesia. Semoga merdunya suaramu jadi pemantik doa kolosal untuk kemerdekaan bangsamu. Semoga sujudmu di tanah merdeka di nusantara ini membawa keberkahan yang bisa mengantarkanmu untuk membuat tempat sujudmu di Baitul Maqdis jadi tanah yang merdeka bagi bangsa Palestina,” pungkasnya.

Untuk diketahui Pelantikan Kepengurusan MUI Pesibar itu Berdasarkan Surat Keputusan MUI Provinsi Lampung Nomor: Kep-066/DP-P.IX/IX/2023 tentang susunan kepengurusan Dewan Pimpinan MUI Pesibar Periode 2023-2028 yakni Ketua, Ahmad Khattab, S Ag.MM dan Sekretaris, M. Koni KS, S.Pd., M.Pd.

Laporan: TAUFIK

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button