
Siswa-siswi SMKN 4 Mataram (foto: aini BN.com)
MATARAM, BIDIKNASIONAL.com – Guna memperkuat solidaritas dan keharmonian di kalangan generasi muda khususnya warga hindu. SMKN 4 Mataram menggelar kegiatan Dharma Santi. Bertempat di Pura Gunung Agung Gunungsari, Sabtu 27/04/24.
Acara Dharma Santi Hari Suci Nyepi tahun baru caka 1946 menjadi momentum perayaan bagi umat Hindu dalam memperingati hari-hari besar keagamaan.
Dharma Santi sendiri merupakan proses akhir dari rangkaian hari raya nyepi yang dilakukan dalam lingkup wilayah yang lebih besar.
Dalam kegiatan tersebut SMKN 4 Mataram mengusung tema “Aktualisasi Nilai Tat Twam Asi Dalam Dharma Santi” Keinginan seseorang untuk menggunakan kemampuan dirinya agar mencapai yang mereka inginkan terutama dalam mewujudkan ajaran Tat Twam Asi untuk menuntun kita memiliki jiwa sosial dan sarana untuk mengukuhkan rasa kekeluargaan, kerukunan, dan kedamaian, serta keharmonisan dalam hidup bermasyarakat.
Hal tersebut dikatakan I Wayan Pica Parthayasa,S.Ag selaku Pembina Kerohanian Hindu saat ditemui tadi pagi di SMKN 4 Mataram.
“Kegiatan itu sebenarnya tidak jauh beda dengan halal bihalal layaknya yang muslim, kegiatan ini bertujuan mempererat ikatan persaudaraan dikalangan siswa, guru dan pegawai dilingkungan SMKN 4 Mataram.” Jelasnya.
Wayan menjelaskan bahwa ajaran agama Hindu sesungguhnya merupakan sumber utama dari benih–benih filsafat dan ilmu pengetahuan yang luar biasa luasnya, namun sayangnya masih kurang dipahami bahkan oleh orang yang menyebut dirinya sebagai pemeluk Hindu.
“Kebetulan ini baru kita laksanakan untuk ke-2 kali semoga generasi muda Hindu kedepannya terkhusus Siswa-Siswi SMKN 4 Mataram dapat memiliki wawasan tentang Hindu yang lebih komprehensif dan dapat menampilkan ke hinduan nya dengan kebanggaan yang wajar tanpa perlu merasa sombong dan merasa paling benar sendiri.” Tuturnya.
Selaku Pembina Kerohanian Hindu Wayan ingin membangun hal yang baru di lingkungan Umat Hindu SMKN 4 Mataram, guna memperkuat nilai – nilai keagamaan, memupuk rasa toleransi antar umat beragam hindu, dan mengukuh kebersamaan dalam kehidupan sosial bermasyarakat.
“Tentu saya berharap terkhusus di Lingkungan dan siswa-siswi SMKN 4 Mataram agar dapat menerapkan konsep tatwam asi yang mana mereka bisa menghargai sesamanya seperti mereka menghargai diri sendiri, karena perkembangan zaman kadang membuat anak anak agak tidak toleransi terhadap orang lain.” Harapnya.
Sementara itu, Iwan Supriyadi,A.Md,S.Pd Kepala Sekolah SMKN 4 Mataram mengaku bangga atas terlaksana nya kegiatan Dharma Shanti tersebut
“Banyak yang dilakukan di sekolah, apalagi kegiatan ini dilakukan di luar sekolah yang begitu meriah, tentu saya bangga dan memberikan apresiasi sebab siswa-siswi saya bisa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang levelnya besar.” tuturnya
Laporan: Aini
Editor: Budi Santoso



