JATIMJOMBANG

Proyek Jalan Hotmix Desa Ngrandu Lor Peterongan Diduga Ada Kerugian Negara

JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Pembangunan jalan hotmix memang rawan di korupsi, karena berbagai faktor, termasuk kemungkinan penyalah gunaan keuangan,dan gratifikasi. Modus yang sering digunakan antara lain rekayasa dokumen dan tagihan, penggunaan material yang tidak sesuai standar,dan penyelewengan anggaran. Seperti pada pembangunan jalan hotmix di Desa Ngrandu lor Kecamatan Peterongan patut dipertanyakan pengerjaannya?

Menurut sumber Bidik Nasional (BN), salah satunya adalah besarnya nilai anggaran yang dibutuhkan. Lebih diketahui, untuk pembangunan jalan hotmix yang di buat untuk pengaspalan jalan desa sangat terjangkau harganya. Sedangkan untuk aspal hotmix AC WC permeter kuadrat (m²) bervariasi tergantung kualitas, ketebalan dan lokasi pengerjaannya.

Sedangkan secara umum harga aspal hotmix AC WC /m² berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu rupiah. Desa Ngrandu lor sendiri baru saja memperbaiki jalan yang rusak dengan menggunakan aspal hotmix AC WC. Dimana pengerjaannya diduga me mark up anggaran.

Jadi perlu diketahui, proyek jalan hotmix yang menggunakan anggaran negara sering kali menjadi target korupsi. Seperti proyek jalan hotmix di Desa Ngrandu lor, Kecamatan Peterongan, diduga ada penyalahgunaan anggaran. Diduga terjadi penggelembungan harga bahan baku, juga pemalsuan laporan keuangan atau bahkan atau pengalihan anggaran ke kantong pribadi pada pejabat desa setempat.

Sementara diketahui, pembangunan jalan hotmix di Desa Ngrandu lor, Kecamatan Peterongan diambilkan dari dana desa tahun 2025 dengan nilai anggaran Rp 158.371.000,- dan di bangunkan dengan volume 300 x 3,5 m.

Untuk memastikan dugaan adanya mark up pekerjaan tersebut, tim media mencoba menemui Rofiud Kepala Desa Ngrandu lor untuk konfirmasi pembangunan jalan hotmix tersebut. Namun kepala desa tidak ada di kantor. Saat di hubungi melalui ponselnya tidak bisa . Hingga berita ini di turunkan, kepala desa belum ada jawaban. Kepala Desa Ngrandu lor biasanya mudah di temui, namun akhir- akhir ini memang sulit di temui.

Saat BN mengecek kondisi proyek jalan hotmix yang selesai di kerjakan tersebut,ada dugaan kuat ada korupsi melalui pengadaan material. Terlihat pekerjaan kurang baik dan dari material yang diragukan kualitas dan speknya.

Laporan: Tok

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button