JATIMPASURUAN

Lewat PESIAR, BPJS Kesehatan Pasuruan Wujudkan Desa UHC Jangkau Peserta JKN Hingga Pelosok

PASURUAN, BIDIKNASIONAL.com – Demi mewujudkan cakupan semesta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sampai pelosok desa, BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan terus gencarkan Program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR). Langkah ini juga diambil untuk meningkatkan keaktifan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Pasuruan dan Probolinggo raya. Hal itu disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Dina Diana Permata.

Program PESIAR merupakan bentuk kolaborasi BPJS Kesehatan bersama sejumlah kementerian yang terkait, diantaranya adalah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Program New Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (PESIAR) sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN. Tujuannya New PESIAR memetakan dan menyisir kelompok rentan seperti penduduk miskin, korban PHK dan kriteria lain yang belum terdaftar Program JKN. Pekerja sektor formal yang belum di daftarkan oleh pemberi kerja, melakukan sosialisasi dan advokasi masyarakat desa terkait kepesertaan JKN, memastikan masyarakat desa non JKN menjadi peserta JKN agar tercipta desa UHC,” tegas Dina.

Menurut Dina, Universal Health Coverage (UHC) bukan sekedar bertujuan masyarakat telah terdaftar dalam Program JKN, namun juga masyarakat terdaftar aktif sehingga dapat memanfaatkan akses pelayanan kesehatan secara komprehensif. Harapannya, hadirnya Agen PESIAR, akan meningkatkan keaktifan peserta pada wilayah agen yang ditugaskan. Di wilayah kerja Cabang Pasuruan terdapat 27 Agen PESIAR yang tersebar di wilayah Probolinggo sebanyak 17 agen dan Pasuruan 10 agen.

“Agen PESIAR ini ditunjuk oleh pemerintah desa dan berperan dalam mengadvokasi dan mendaftarkan penduduk sebagai peserta JKN. Agen PESIAR melakukan pemetaan penduduk di wilayahnya untuk mengidentifikasi calon peserta JKN yang belum terdaftar atau yang sudah tidak aktif. Salah satu tugas dari Agen PESIAR ini memang mensosialisasikan manfaat dari program JKN, sehingga masyarakat lebih memahami manfaat Program JKN dan memiliki kesadaran untuk mendaftar dan membayar iuran Program JKN,” ujar Dina.

Apabila di lapangan ada masyarakat yang tidak aktif kepesertaan JKN tidak memiliki kemampuan ekonomi yang memadai, maka aparat desa dapat mengusulkan masyarakat sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Apabila masyarakat jatuh sakit dan tidak memiliki jaminan kesehatan, maka akan berdampak pada kondisi ekonomi dan sosial. Padahal saat ini telah terjadi pergeseran pola penyakit dari infeksi penyakit ringan ke penyakit degeneratif kronis.

“Sekarang ini biaya berobat terus mengalami kenaikan yang signifikan, tentu salah satunya dengan berkembangnya teknologi kedokteran yang semakin maju. Kalau tidak siaga tidak memiliki jaminan kesehatan, tentu akan berat biaya dan kesulitan dalam mendapat pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Salah satu Agen PESIAR desa Gempol, Pasuruan, Samsul Huda, sebelumnya telah banyak aktif dalam kegiatan organisasi kemasyarakatan. Menurutnya dengan adanya Agen PESIAR, masyarakat di desa lebih mudah mengakses informasi dan layanan JKN, sehingga cakupan dan efektivitas program ini dapat terus meningkat.

“ Saya ingin aktif dan menyusun strategi sosialisasi yang nantinya akan saya sampaikan ke seluruh jajaran di kelurahan termasuk di RW, RT, maupun kelompok PKK,” ucap Huda.

Menurutnya seluruh masyarakat perlu memiliki jaminan kesehatan, mengingat siapapun tidak ada yang tahu kapan akan jatuh sakit. Andaikan jatuh sakit, dan tidak terdaftar aktif dalam Program JKN sudah dipastikan akan membutuhkan biaya tak terduga yang cukup besar.

“Saya senang bisa membantu warga, dan saya berharap dengan hadirnya kami sebagai Agen PESIAR, saya dapat membantu warga melakukan proses administrasi BPJS Kesehatan tanpa harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Selain itu dapat memfasilitasi pemberian informasi seputar Program JKN kepada masyarakat, juga dengan pemahaman yang ada masyarakat dapat tergerak untuk terdaftar sebagai peserta JKN,” tutup Huda.

Laporan: rn/gt/red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button