
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib (Foto: ist)
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan terus berkomitmen dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan terus menjalankan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib mengatakan bahwa di Sidoarjo ada 222 klub prolanis dan masih berjalan sampai dengan saat ini.
“Prolanis sendiri diperuntukan untuk penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes yang tidak selalu disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan, akan tetapi sering pula disebakan oleh gaya hidup yang kurang baik dan minimnya pengetahuan mengenai pola hidup sehat. Jadi mulai saat ini jangan lupa untuk menerapkan pola hidup yang sehat,” ujarnya saat kegiatan monitoring dan evaluasi kepatuhan Fasilitas Kesehatan pada kamis (22/05).
Munaqib menjelaskan bahwa salah satu cara pengobatan yang dapat dlakukan adalah dengan memperbaiki gaya hidup, mengatur pola makan, menjaga mental serta fikiran dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Ia juga mengajak kepada peserta yang memiliki penyakit kronis agar segera bergabung menjadi peserta Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar.
“Prolanis ini sangat bermanfaat sekali untuk peserta yang memiliki penyakit kronis. Jangan sungkan untuk gabung jadi peserta prolanis ya. Untuk dapat bergabung, peserta yang memiliki diagnosis diabetes melitus tipe 2 atau hipertensi dapat langsung mendaftar di FKTP terdaftarnya. Selanjutnya ikuti arahan dari tim pengelola prolanis di FKTP yang nantinya akan menginformasikan jadwal kegiatan dan layanan yang dapat diikuti. Selanjutnya peserta diharapkan untuk melakukan konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan rutin, pelayanan obat, edukasi kesehatan dan aktifitas fisik seperti senam prolanis,” jelasnya.
Dengan adanya Prolanis ini, peserta yang memiliki penyakit kronis akan mendapatkan pemeriksaan laboratorium setiap 6 bulan sekali. Untuk pemeriksaannya sendiri, peserta diabetes melitus akan mendapatkan 8 item pemeriksaan dan peserta hipertensi akan mendapatkan 7 item pemeriksaan.
“Kami sudah bekerjasama dengan 3 laboratorium yang ada di Kabupaten Sidoarjo antara lain, Jenggolo Diagnostic Center, Laboratorium Klinik Prodia dan Parahita Diagnostic Center. Ketiga laboratorium siap memeriksa peserta JKN yang terdiagnosis penyakit kronis,” ucapnya.
Di waktu yang sama, Penanggungjawab kegiatan Prolanis Puskesmas Porong, Saptandia Wulan Cahyaning Lestari mengatakan bahwa dirinya merasa bangga menjadi bagian Program yang menurutnya memiliki banyak manfaat. Ia juga selalu mengingatkan kepada peserta Prolanis untuk rutin mengikuti kegiatan prolanis seperti senam dan pemeriksaan kesehatan.
“Saya senang bisa berada diantara mereka yang semangat untuk sembuh agar dapat menjalani aktivitas dengan normal. Saya juga selalu mengingatkan dan memberikan semangat kepada peserta agar rutin mengikuti kegiatan dan tidak lupa mengingatkan untuk menjaga pola makannya juga,” bebernya.
Sapta mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak peserta prolanis yang mengikuti kegiatan-kegiatan prolanis dan mayoritas adalah dari usia lanjut. Kendati demikian, Peserta tersebut tetap rutin mengikuti dan selalu terlihat semangat.
“Ketika kita berkumpul dalam kegiatan prolanis ini, mereka seperti ada ikatan batin dan menjadi hiburan tersendiri untuk mereka. Apalagi lagi mereka sangat semangat dan kompak agar bisa terus dalam keadaan sehat,” ungkapnya.
Diakhir, ia mengajak kepada masyarakat agar menjaga pola hidup dengan memakan makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu tidak lupa juga untuk berolahraga secara rutin dan tidak terlalu berat, karena menurutnya, hal itu akan mencegah dari penyakit kronis.
“Kita Bisa juga dengan melakukan skrining riwayat kesehatan di faskes maupun di aplikasi mobile JKN. Dari situ kita bisa mengetahui apakah kita masuk dalam kategori kronis atau tidak serta pencegahannya juga dijelaskan,” tutupnya.
Laporan: red
Editor: Budi Santoso



