JABARKUNINGAN

MONYET MERAJALELA LAHAN WARGA TERANCAM, KADES PADAHURIP MINTA SOLUSI KONKRIT PENANGGULANGAN HAMA

Kepala Desa Padahurip, Karyono (Foto: Ed BN)

KUNINGAN, BIDIKNASIONAL.com – Maraknya serangan monyet liar yang merambah lahan pertanian warga di Desa Padahurip, Kecamatan Salajambe, Kabupaten Kuningan menimbulkan keresahan yang mendalam di kalangan petani dan masyarakat umum. Gangguan satwa ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan tanaman, namun juga mengancam ketahanan pangan lokal serta mengganggu aktivitas harian warga.

Kepala Desa Padahurip, Karyono, menyampaikan kekhawatirannya atas fenomena yang semakin sulit dikendalikan ini. Dalam wawancaranya, beliau mengungkapkan bahwa serangan monyet terjadi hampir setiap hari dan menyasar berbagai jenis tanaman, mulai dari jagung, pisang, ubi, hingga buah-buahan lokal yang menjadi sumber penghasilan utama warga desa.

“Setiap pagi warga harus berjaga di kebun. Tanaman yang sudah hampir panen dirusak dalam sekejap. Ini bukan hanya soal kerugian ekonomi, tetapi sudah menjadi ancaman terhadap keberlangsungan hidup petani,” ujar beliau.

Situasi ini mendorong Pemerintah Desa untuk mengambil langkah-langkah darurat. Namun, keterbatasan sumber daya membuat upaya mandiri masyarakat, seperti membuat boneka pemangsa, memasang jebakan, atau menggunakan suara keras untuk mengusir kawanan monyet, belum memberikan hasil yang signifikan.

“Kami menyadari bahwa monyet juga merupakan bagian dari ekosistem, tetapi ketika keseimbangan itu terganggu dan menimbulkan kerugian terus-menerus, maka negara harus hadir memberi perlindungan kepada rakyat,” tegasnya.

Masalah ini bukan hanya tanggung jawab desa semata, tetapi memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan masyarakat luas. Diharapkan dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Desa Padahurip dapat terbebas dari ancaman hama monyet, sehingga warga kembali dapat bercocok tanam dengan tenang dan aman.

Laporan: Ed

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button