GRESIKJATIM

Akses Kesehatan Pasti, Daftar Pelayanan Pakai Mobile JKN

GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – Ketidakpastian membuat setiap orang menjadi berharap dengan rasa cemas. Untuk menghilangkan kecemasan tersebut, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) menghadirkan inovasi sïstem antrean secara digital melalui Aplikasi Mobile JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo menjelaskan antrean yang sudah didapatkan dari Aplikasi Mobile JKN tersebut memuat estimasi waktu tunggu peserta JKN yang hendak mengakses layanan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Setelah peserta berhasil mendaftar layanan kesehatan di faskes yang dituju, peserta akan diberikan nomor antrean yang dapat dilihat juga di Aplikasi Mobile JKN mereka. Dengan adanya keterangan waktu tunggu, peserta bisa memperkirakan kapan datang ke faskes,” jelas Janoe.

Selanjutnya, Janoe menerangkan untuk mendapatkan antrean online tersebut, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terlebih dahulu mengunduh Aplikasi Mobile JKN melalui App Store ataupun Play Store. Kemudian, peserta JKN memilih fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean).

“Caranya sangat mudah, setelah peserta memilih fitur tersebut akan ada pilihan FKTP dan FKRTL. Untuk Pendaftaran Pelayanan di FKRTL ini hanya diperuntukkan bagi peserta yang sudah memiliki rujukan ke rumah sakit. Sedangkan peserta yang baru akan melakukan pemeriksaan memilih FKTP,” terangnya.

Lokasi FKTP nantinya akan muncul otomatis sesuai faskes masing-masing peserta. Selain itu, peserta akan diberikan pilihan poli dan dokter yang dituju. Pendaftaran melalui Aplikasi Mobile JKN ini dibuka 24 jam sebelum jam buka operasional faskes dan akan ditutup 1 jam sebelum jam tutup operasional.

“Peserta dapat melakukan pendaftaran ke faskes untuk hari ini dan 1 hari setelahnya. Saat mendaftar juga peserta diminta mengisi keluhan yang dialami. Selanjutnya, peserta bisa pilih simpan dan akan muncul nomor antreannya. Hal tersebut tentunya akan memangkas waktu tunggu peserta, dan juga dapat mengurangi risiko penumpukan antrean peserta di faskes,” tegas Janoe.

Manfaat kemudahan antrean online ini dirasakan oleh salah peserta JKN di Kabupaten Gresik, Ria Andrayani (33). Menurutnya, dengan adanya antrean online ini dapat meningkatkan kepuasan peserta yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

“Saya sering memanfaatkan antrean online ke klinik. Mulai dari saya sendiri yang sakit, anak saya juga suami saya. Jika kami butuh untuk berobat, kami cukup ambil antrean di Mobile JKN. Jadi misalnya, besok kami mau periksa ke dokter maka hari ini malam hari mau ambil antrean sudah bisa. Dengan begini, kami tidak perlu menunggu lama di klinik. Kami juga datang sesuai jam layanan,” tutur Ria sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, wanita yang kesehariannya sebagai Ibu Rumah Tangga ini mengutarakan bahwa dengan adanya antrean online dapat memberikan kepastian pelayanan kepada peserta. Kemudian, Ria berpendapat bahwa dengan tidak berlama-lama di klinik dapat mengurangi risiko tertularnya penyakit dari peserta lain yang sedang sakit dan berpotensi menular.

“Antar pasien satu dengan pasien lainnya tidak tahu kan penyakit apa yang sedang diderita. Jika kita terlalu lama di klinik, maka tidak menutup kemungkinan untuk tertular penyakit peserta lain. Maka dari itu, antrean online merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Pelayanan kesehatan jadi lebih mudah, cepat dan pasti,” tutup Ria.

Sebagai informasi tambahan, Aplikasi Mobile JKN dapat diunduh melalui App Store dan Play Store. Untuk peserta yang telah memiliki akun, maka bisa langsung masuk ke aplikasi dengan mengisi nomor kartu JKN dan password, sedangkan bagi peserta yang belum memiliki akun maka melakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengisi data diri dan melakukan konfirmasi melalui nomor handphone atau email.

Laporan: rn/qa/red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button