
Rapat paripurna DPRD kabupaten Sidoarjo di gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo (17/6) Foto: ist
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Rapat digelar di ruang rapat lantai dua gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo pada (17/6). Bupati membahas jawaban pandangan umum fraksi – fraksi.
Setelah itu, Bupati Subandi tidak lama membacakan jawaban di atas podium, langsung beberapa anggota DPR Walk Out (WO) meninggalkan ruang rapat karena merasa tidak puas atas jawaban Bupati Sidoarjo H. Subandi.
Keputusan KUA-PPAS Sah Meski Dihadiri 15 Anggota DPRD Sidoarjo tidak berhenti membuat kehebohan. Permintaan maaf Bupati Subandi dalam rapat paripurna, kemarin dianggap tidak tulus dan sebagian besar anggota memilih WO Sehingga paripurna dilanjutkan dengan hanya 15 anggota saja.
Mungkin lengah atau tanpa disadari, bahwa ada paripurna pengambilan keputusan dalam paripurna ke-2, yakni Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS tahun 2025.
Akhirnya kedua rancangan itu disahkan dalam rapat paripurna oleh 15 anggota saja. Saya tidak paham apakah sebuah keputusan sepenting itu bisa ditempuh secara paripurna dengan 15 anggota. Sementara dalam Tatib DPRD disebutkan keputusan dapat diambil bila anggota yang hadir memenuhi syarat atau kourum (25+1)
Kenapa keputusan kemarin bisa diambil? Karena sebagian besar anggota memilih walk out duluan pada paripurna ke-1. Padahal ada lanjutan rapat paripurna ke-2. Bagaimana kelanjutan dari episode berikutnya? Kita tunggu saja, hari esok pasti lebih indah dari hari ini.
Setelah Bupati Sidoarjo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di depan para undangan rapat paripurna, permohonan maaf terkait atas kehilafan Bupati sidoarjo dalam videonya yang lagi viral mengatakan, Bupati Bagian mengumpulkan dan mencari Uang untuk PAD kabupaten Sidoarjo, sedangkan DPRD yang bagian menghabiskan dengan menghambur- hamburkan uang APBD.
Setelah H. Subandi mengatakan permohonan maaf kepada para anggota DPRD yang hadir, sedangkan H. Abdillah Nasih ketua DPRD kabupaten Sidoarjo mengambil sikap yang sangat bijaksana yaitu dengan mengatakan kepada semua undangan rapat Paripurna DPRD kabupaten Sidoarjo.
Tlg permintaan maaf Bupati H.Subandi bisa diterima dengan hati yang sangat dalam, Ketua DPRD juga mengatakan, “tidak ada gading yang tidak retak” artinya sebaik – baik manusia tidak ada yang tidak luput dari kehilafan dan kesalahan. Sangat bijak sekali yang di katakan oleh ketua DPRD kabupaten sidoarjo tersebut.
Laporan: yah
Editor: Budi Santoso



