
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Rifky Hardiansyah (22) adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) swasta yang bekerja disalah satu fasilitas kesehatan di Sidoarjo. Ia menceritakan bahwa dirinya merasa terbantu dengan adanya skirining riwayat kesehatan. Skirining tersebut ia lakukan melalui aplikasi Mobile JKN dengan mengisi beberapa pertanyaan.
“Aksesnya cukup mudah dan tentunya saya sangat terbantu ya dengan adanya skirining riwayat kesehatan ini. Dari hasilnya alhamdulillah baik dan saya disarankan untuk rutin berolaharga ringan selama 30 menit minimal 1 kali dalam seminggu,” ujarnya.
Rifky mejelaskan bahwa dirinya sudah terdaftar sebagai peserta JKN sudah sejak lama dan belum pernah dipakai kepesertaaanya. Kendati demikian, ia selalu menerapkan pola hidup sehat dan ingin terus sehat agar aktifitasnya selalu lancar.
“Saya ingin terus sehat dan iuran yang saya bayarkan setiap bulannya biar menjadi penolong peserta lainnya yang membutuhkan. Kita semua harus bisa menerapkan pola hidup sehat dengan cara makan makanan yang bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup. Sedia payung sebelum hujan itu sangat penting sekali dan itu sama seperti JKN yang hadir untuk menjamin kesehatan kita baik jangka pendek maupun jangka panjang,” jelasnya.
Ia mengajak kepada seluruh peserta JKN untuk dapat melakukan skrining riwayat kesehatan baik melalui aplikasi mobile JKN, melalui website maupun di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Ayo segera lakukan skrining riwayat kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN, bisa melalui website atau bisa juga melalui FKTP. Caranya sangat mudah dan cukup 1 kali dalam setahun,” ajaknya.
Rifky juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menerapkan pola hidup sehat dengan cara berolaharaga dan makan makanan bergizi. Menurutnya, mencegah lebih baik daripada mengobati.
“Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan untuk yang sedang sakit, semoga segera disembuhkan. Kita semua tidak tau kapan kita sakit, tapi kita harus paham terkait pencegahannya itu seperti apa,” tutupnya.
Laporan: red
Editor: Budi Santoso



