
GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – Memasuki masa transisi, program serta kebijakan dari pemimpin baru atau Ketua (K3S), sebuah organisasi yang terdiri dari atau yang beranggotakan para Kepala Sekolah (Kasek) dalam satu wilayah, tentu telah dipersiapkan jauh-jauh hari, berikut ungkapkan dari Robiatul Adawiyah, S.Pd, kepada awak media Cetak & Online Bidik Nasional diruang kerjanya, Kamis (3/7/2025), bahwa secara garis besarnya, adalah organisasi dapat membawa perubahan kearah yang lebih baik, tekannya.
Turut bertanggung jawab serta mengawal proses penyelenggaraan pemerintahan berbingkai demokrasi, yang mencakup semua sendi-sendi dan lini dalam tata kelola kehidupan, bermasyarakat, ber-Bangsa dan maupun ber-Negara.
Menjadi landasan utama bagi peranan pers media, mengingat sebagai pilar keempat dari pada fundamental paham negara demokrasi, berpayung koridor peraturan serta perundangan yang berlaku, berharap dapat membantu dan/atau menunjang seluruh aktivitas dari pada penyelenggaraan pemerintahan, melalui karya jurnalistik sebagai entitas turut sertanya berkontribusi.
Bila dalam konteks ini, tema yang sengaja diangkat oleh awak media menjadi perspektif kalayak jika pada umumnya adalah mungkin fase akar rumput, yang bernilai tidak seberapa penting atau mengefek dan berdampak mempengaruhi, maka karakteristik profesionalitas individu personality otomatis akan teruji sekaligus menjadi taruhannya.
Tri point yang menjadi tajuk dialog interview antara awak media bersama tenaga fungsional pemerintah daerah kabupaten Gresik, yaitu Robiatul Adawiyah, S.Pd yang berkedudukan sebagai Kepala Sekolah (Kasek) di UPT SD Negri 239 Sido Wungu kecamatan Menganti, menjadi sikap responbilitas peranan masing-masing.
Mengurai melalui azas karakteristik profesional pers media yaitu Fundamental, Elementer dan Komplementer, dari personalitas awak media tentu sangat berharap tidak hanya sebuah jargon, namun jika dan harus mampu memadukan dengan prinsip-prinsip dasar ketenaga pendidikan.
Maka tersentuhnya nurani, tergugahnya imajinasi dan tergetar intuisi akan mampu dengan sendirinya, diri maupun pribadi untuk bergerak dan berkarya nyata. Nuansa serius senantiasa mewarnai pada dialog percakapan bersama Robiatul Adawiyah, S.Pd, mengingat nama yang sakral dalam dunia religius.
Robiatul Adawiyah, S.Pd, humble dan clearity adalah kesan performen dalam berintonasi, vibrasi kental berperasaan sangat dalam dari gerak gestur seorang ibu, menggebu-nggebu dengan bangganya memaparkan prestasi putra semata wayangnya (Basyiratul Hakim) semenjak sekolah ditingkat dasar hingga saat ini mampu lolos dan diterima masuk sekolah pada jenjang universitas, setelah melalui verifikasi dari ribuan peserta, kagum dan tersentak siapapun yang mendengarnya.
Oleh awak media, jika tidak dialihkan pembicaraannya maka pasti akan disertai deraian air mata, sangat mengharu. Sekaligus menjadi point utama pesan harap bagi pemimpin baru K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) adalah organisasi para Kasek se-Kecamatan Menganti, Gresik, bahwa kedepan kita harus tingkatkan prestasi hingga ketingkat yang lebih tinggi, ucap Robiatul Adawiyah, S.Pd, berprioritas.
Resonansi yang semakin kuat mengisyaratkan seorang pemberani, yang bukan hanya bermodal dasar intelektualitas akademik, Robiatul Adawiyah, S.Pd menyinggung ungkap terdapat fasilitas umum yang sering dipergunakan untuk kegiatan tingkat provinsi, beban mental bagi penyelenggara pemerintah daerah kabupaten Gresik terwakili olehnya, yakni nampak jelas bangunan sekolah atau beberapa Rombel (Ruang Belajar Mengajar) UPT SD Negri 239 Sido Wungu roboh akibat hujan deras yang disertai angin kencang beberapa waktu lalu.
Hingga saat berita ini tayang, dalam pantauan awak media Cetak & Online Bidik Nasional bahwa bangunan sekolah yang roboh masih belum tersentuh, menjadi atensi yang memprihatinkan dari Robiatul Adawiyah, S.Pd.
Selaku Kasek dan bagian dari berorganisasi, juga berpendapat yang menghendaki bahwa melalui K3S yang baru saat ini, kedepan, aspirasi para Kasek tidak hanya terakomodir, ungkapnya lirih menyadari, khususnya dibidang Sarana dan Prasarana (Sapras) adalah point yang kedua saat menjawab.
Menjadi point yang ketiga, hingga sampai beberapa kali dipertanyakan kepada beliaunya, Robiatul Adawiyah, S.Pd, baik selaku ibu Kasek UPT SD Negri 239 Sido Wungu, maupun sebagai anggota K3S kecamatan Menganti, Gresik, yaitu apakah yang menjadi tuntutan anda terhadap saya sebagai personal dan/atau kelembagaan pers media ?, jika diawal percakapan semula banyak menyinggung dan mengungkapkan tentang kurang sinergitasnya antara K3S yang lama dengan peran andil pers media sebagai lembaga yang berfungsi kontrol sosial. (bersambung edisi berikutnya)
Laporan: Subhan Arif
Editor: Budi Santoso



