
MALANG, BIDIKNASIONAL.com – Sebagai upaya peningkatan kualitas layanan dan kemudahan akses Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada peserta JKN, BPJS Kesehatan menghadirkan petugas BPJS Siap Membantu (BPJS SATU). Inovasi tersebut dihadirkan untuk memudahkan peserta JKN dalam mengakses layanan informasi dan pengaduan di rumah sakit. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Yudhi Wahyu Cahyono, juga memastikan bahwa layanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN sesuai dengan haknya.
“Kehadiran petugas BPJS SATU ini untuk memastikan peserta JKN merasa nyaman saat berobat di rumah sakit. Selain itu sebagai bagian dari upaya transformasi mutu layanan Program JKN mewujudkan peran aktif BPJS SATU di rumah sakit dalam memberikan edukasi, menindaklanjuti pengaduan peserta, serta menjamin kelancaran layanan di rumah sakit mitra BPJS Kesehatan,” Kata Yudhi saat ditemui, Jumat (04/07).
Lebih lanjut, Yudhi menjelaskan bahwa petugas BPJS SATU secara aktif melakukan kunjungan langsung kepada peserta JKN yang sedang memanfaatkan layanan kesehatan di rumah sakit yang bekerja sama. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang sesuai dan meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Pada setiap rumah sakit yang menjadi mitra BPJS Kesehatan terdapat poster yang berisi informasi nama dan nomor telepon petugas BPJS SATU. Ia juga memberikan informasi kepada peserta JKN bahwa layanan informasi dan pengaduan juga bisa diakses melalui Aplikasi Mobile JKN, serta Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA).
“Peserta dapat mengenali petugas BPJS SATU dengan atribut rompi hijau. Informasi mengenai nomor telepon petugas BPJS SATU dapat dengan mudah ditemui pada poster yang terpasang di rumah sakit. Poster ini juga ditempatkan di beberapa lokasi yang mudah dilihat oleh peserta, selain itu juga terdapat nomor kontak dari petugas rumah sakit yang ditunjuk. Harapannya penanganan informasi dan pengaduan dapat ditindaklanjuti secara lebih optimal,” terangnya.
Sebagai salah satu peserta JKN yang berdomisili di Kota Malang, Ngatino (52) menerangkan bahwa kehadiran petugas BPJS SATU di rumah sakit sangat membantunya dalam mendapatkan informasi. Ia juga mengatakan bahwa saat sedang melakukan rawat inap di rumah sakit petugas BPJS SATU melakukan kunjungan terhadapnya untuk memastikan pelayanan kesehatan yang didapatkan sudah sesuai dengan ketentuan.
“Saat itu saya sedang di rumah sakit, saya didatangi petugas BPJS SATU dan ditanyai mengenai layanan yang saya dapatkan apakah sudah sesuai atau belum. Karena ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan mengenai informasi tentang BPJS Kesehatan langsung saya tanyakan saat itu juga. Petugasnya menjawab dengan ramah dan jelas sehingga saya bisa langsung mendapatkan jawabannya. Jadi saya pikir dengan adanya petugas ini sangat membantu ya,” ujar Ngatino.
Ia menambahkan bahwa petugas BPJS SATU juga membantunya untuk mendapatkan informasi mengenai Aplikasi Mobile JKN. Pasalnya laki-laki yang setiap harinya bekerja sebagai seorang tukang bangunan tersebut mengaku kurang mengerti apabila harus mempelajari Aplikasi Mobile JKN tersebut secara mandiri. Dalam kesempatan yang sama Ngatino juga berharap BPJS Kesehatan bisa lebih baik lagi dari segi pelayanannya untuk semua kalangan.
“Saya sebagai orang tua kadang kurang mengerti dengan sistem online. Ya untungnya ada petugas BPJS SATU, saya bisa tanyakan berbagai hal mengenai itu secara langsung. Selain itu mereka juga aktif memberikan informasi kepada kami peserta JKN seputar hak dan kewajiban maupun alur layanan. Saya juga mau mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena secara manfaat BPJS Kesehatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan jaminan perlindungan kesehatan kepada kami,” ucap Ngatino di akhir sesi wawancara tersebut.
Laporan: rn/dn
Editor: Budi Santoso


