
NGANJUK, BIDIKNASIONAL.com – Pada tanggal 14 Juli sampai dengan 18 Juli 2025, dilaksanakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di SMP Negeri 1 Bagor Kab. Nganjuk. Acara tersebut dibuka dengan upacara bendera dipimpin Kepala Sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 1 Bagor, Drs. Murtaji, Dalam sambutanya menyampaikan, MPLS ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa baru pada lingkungan sekolah, aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku, serta sistem pendidikan dan metode pembelajaran yang menekankan pada pembentukan karakter dan semangat nasionalisme generasi muda.
Kegiatan pengenalan sekolah adalah sebuah proses adaptasi siswa terhadap keadaan sosial maupun geografis di sebuah pendidikan. Di SMPN 1 Bagor sendiri, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah suatu gerbang untuk peserta didik agar mereka dapat masuk sebagai bagian dari warga sekolah SMPN 1 Bagor. Selain mempersiapkan fisik, peserta didik juga akan melatih mental dan belajar untuk berinteraksi dengan warga sekolah lainnya.

Saat wawancara, Kepala Drs.Murtaji juga mengungkapkan, “Alhamdulilah di SPMB tahun ajaran 2025 SMPN 1 Bagor, ini sudah memenuhi, 9 Rombel, jumlah siswa 288, dan juga Overload dari berbagai jalur, di SMPN 1 Bagor,” ujarnya.
“Untuk kelas 7 dalam pembukaan MPLS ini kami mengundang 3 Orang wali murid untuk setiap gugus, di SMP 1 Bagor ada 9 gugus jadi total, Wali murid yg hadir ada 27 Wali murid. Maksud dan tujuan mereka kita undang, untuk ikut bersama sama dalam Upacara Pembukaan MPLS, sekaligus sebagai wujud bahwa di hari pertama mengantarkan juga menitipkan anaknya ke pihak sekolah,” bebernya.
KS Drs.Murtaji juga menyampaikan di hari senin 14 Juli 2025, kami juga mengadakan Penandatangan peryataan dari wali murid, yang isi dari peryataan itu.
– Orang tua benar benar ingin menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Bagor.
– Menitipkan anaknya untuk di didik, di dampingi di SMPN 1 Bagor, untuk 3 tahun ke depan.
– Siap menerima tata tertib sekolah, siap mendampingi anak anaknya mengikuti pembelajaran Ekstra di sekolah.
– Siap mendukung Program sekolah, karena sekolah ini tidak berjalan tanpa Sinergitas dengan wali murid.
– Orang tua juga siap bilamana anaknya itu membuat pelanggaran terhadap tata krama, dan tata tertib sekolah.
Dari batas yang tidak bisa di toleransi, maka orang tua siap anaknya di kembalikan ke orang tuanya.
KS Drs.Murtaji berharap, Fenomena yang berkembang pengaruh Tehnologi, terdegradasi yang namanya Adap Oleh karena itu kita pingin membangun kembali, terutama di mana anak anak ini tidak hanya pinter, tapi juga berkarakter.
“Di acara MPLS kita juga mengundang pemateri dari Polsek dan Koramil, dari Polsek memberi materi sehubungan dengan kenakalan anak, sopan santun dalam berlalu lintas, serta Larangan Narkoba, Dari Koramil lebih menekankan bagaimana menjaga Nasionalisme dan Bela negara,” sebutnya.
Selain itu dikatakan, “Juga dari Koramil kita mintai bantuan sesuai Juknis, untuk murid baru kelas 8 dan 9 pembinaan tidak hanya PBB tapi juga dengan Klasikal di ruang Aula. Inti dari MPLS ini, anak anak belajar dengan senang, tidak takut, tidak tertekan, dan bisa dengan Riang gembira belajar di SMPN 1 Bagor ini. Sukses terus SMPN 1 Bagor, BRAVO dan JAYA mencetak generasi Bangsa,” pungkasnya.
Laporan: Agung Mada
Editor: Budi Santoso



