JATIMTUBAN

Tambang Liar di Tuban Makin Menggila, Perhutani Parengan Tutup Mata

Tambang di Desa Hargoretno perbatasan antara Kecamatan Montong dan Kerek yang diduga ilegal aman beroperasi (Foto: ist)

TUBAN, BIDIKNASIONAL.com – Presiden Prabowo Subianto perintahkan Kapolri Jenderal. Listyo Sigit P. Sikat habis tambang ilegal di seluruh Nusantara. Dan bagi Oknum yang bermain tindak tegas.

Dengan begitu sumber daya alam Indonesia dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, untuk kemaslahatan masyarakat.

Komitmen itu musti harus didukung penuh oleh Masyarakat dan stakeholder. Dan apabila ada oknum yang membekingi aktivitas tersebut hendaklah ditindak tegas, tanpa pandang bulu. Agar menjadikan cermin bagi para oknum yang hendak ingin bermain.

“Pemerintahan Bapak Presiden Prabowo telah berkomitmen tegas terhadap pemberantasan tambang ilegal yang merusak lingkungan dan menggerogoti penerimaan negara. Tetapi di lapangan, masih banyak yang bermain. Ironisnya, ini dilakukan oleh oknum penegak hukum, “Bukan hanya tutup mata, tapi justru menjadi pelindung dan bagian dari jaringan pertambangan.” Tandas sumber bn.com.

Sehingga, kata sumber itu, masih banyak penambang liar yang masih nekat beroperasi, diantaranya tambang yang berlokasi di Desa Hargoretno perbatasan antara Kecamatan Montong dan Kerek. Jalan tersebut adalah jalan milik PERHUTANI Wilayah Parengan Bojonegoro.

Menurut sumber bn.com di lapangan,” Kalau tambang di Desa Hargoretno Kecamatan Montong yang mengelola Pak Ida Husni M. Tambangnya lancar, tidak ada Aparat Penegak Hukum (APH) yang menyentuh. Termasuk juga dari pihak Perhutani terkesan tutup mata.” ucapnya.

Sementara itu Wakil Kepala Perhutani Parengan Bojonegoro Henky saat dikonfirmasi terkait wilayahnya dilalui penambang liar melalui selulernya enggan memberikan jawaban.

Di tempat terpisah Ida, saat dikonfirmasi bn.com pada, (07/07/2025) menjawab dengan singkat, “Saya sudah nggak ikut di tambang,” Jawaban tersebut bisa diartikan yang bersangkutan pernah melakukan kegiatan, dan menurut sumber dilapangan, tambang yang dikelola Ida masih tetap beroperasi.

Reporter : Supra.99 dan Tim Lipsus

Editor : Red

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button