GROBOGANJATENG

Lapas Purwodadi Gandeng BLK Grobogan Gelar Pelatihan Tata Boga bagi Warga Binaan

Pelatihan Tata Boga Untuk Warga Binaan Lapas Kelas llB Purwodadi (Foto: ist)

GROBOGAN, BIDIKNASIONAL.com –  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan dukungannya terhadap salah satu dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yakni penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM. Kali ini, Lapas Purwodadi bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Grobogan menggelar Pelatihan Tata Boga, yang resmi dibuka pada Senin (21/07) di Aula Aji Saka.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Grobogan, Kepala Lapas Purwodadi, Kepala BLK Grobogan beserta tim mentor, serta jajaran Lapas Purwodadi. Para warga binaan peserta pelatihan pun turut hadir dengan antusias mengikuti jalannya acara.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Grobogan mengapresiasi langkah kolaboratif ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penguatan vokasi dan pelatihan kerja di lingkungan pemasyarakatan. “Kami berharap keterampilan yang diajarkan tidak berhenti di dalam tembok lapas, tetapi bisa menjadi bekal usaha dan kemandirian setelah masa pidana berakhir,” ungkapnya.

Sekaligus membuka acara secara resmi, Kepala Lapas Purwodadi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah mereka bebas nantinya. “Pelatihan ini adalah bentuk nyata dari upaya kami menjadikan masa pidana sebagai momen pembentukan kembali karakter dan potensi diri. Keterampilan tata boga menurut kami sangat relevan dan memiliki nilai ekonomi tinggi di masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan tata boga ini akan berlangsung selama dua minggu, mulai 21 Juli hingga 1 Agustus 2025, diikuti oleh 40 warga binaan dengan materi praktik langsung pembuatan berbagai produk makanan, seperti kue kering, keripik dan makanan beku. Para mentor dari BLK akan mendampingi warga binaan dalam setiap sesi, mulai dari teori dasar hingga praktik produksi yang higienis dan bernilai jual.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang menyatakan semangat untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Lapas Purwodadi berharap dapat terus memperluas akses pembinaan kemandirian, membuka peluang kerja atau wirausaha bagi warga binaan, serta mendukung tujuan akhir pemasyarakatan yang bermanfaat untuk masyarakat.

Laporan : Heru Budianto

Editor : Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button