Ketum Gapasdap Berharap Ada Sistem Pembenahan Insfrastruktur Dermaga di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Ketua Umum (Ketum) Gapasdap Khoiri Soetomo saat selesai rapat bersama dengan Tim Komisi V DPR RI menjelaskan kepada Awak Media,” Terimakasih, kita kembali bicara transportasi mulai dari regulasinya, armadanya, staikeholer terkait, kalau kita bicara kecelakaan lalu-lintas kapal, apakah itu terbakar, tabrakan dll, maka itu tidak bisa berdiri sendiri, KNKT sudah menyampaikan hasil investigasi KNKT tidak bisa dijadikan panduan untuk blaning, untuk justice, dan untuk tuntutan, maka harusnya kita saat ini masih menunggu hasil dari Mahkamah Pelayaran, ini ada Pengadilan” jelasnya. Selasa (22/7/2025)
Lanjut, pihak-pihak terkait akan dipanggil, tadi saya dengar bagaimana dengan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), maksudnya semua kapal yang dibangun, semua kapal yang di desain, itu karena kita mengikuti klas, dan klas yang ditentukan oleh Pemerintah, maka semua harus mengajukan proposal dan itu desainnya harus diajukan ke BKI”
Lebih lanjut, setelah itu, BKI melakukan perhitungan-perhitungan berbagai macam tehnis, setelah itu BKI menerbitkan, dan kapal ini yang boleh mengangkut sekian ton, sesuai dengan ukuran kapal, maka dikeluarkan Sertifikat, itu yang bisa kami jelaskan terkait klasifikasi kapal”
“Disampaikan, maka kedepan kami berharap bapak Pimpinan Tim Komisi V DPR RI untuk membuat sejarah, jangan sampai kejadian-kejadian, apakah angka nomor 7 ini selesai, tidak, sangat mudah terjadi nomor 8, 9, 10, 11, dstnya, itu adalah arisan nasib bilamana tidak melakukan pembenahan tata kelola regulator, insfrastruktur prasarana, satu misal jangan pernah merasa, Pak, pesawat ini bagus kalau perlu Airbus AD 80, pesawatnya bagus, bagaimana kalau bandaranya tidak mampu di darati, dan saat ini banyak yang minta kepada kami, datangkan kapal-kapal bagus dan kami punya kapal di Merak Bakauni, dan Merak Bakauni beroperasi 11 hari dalam 1 bulan, apakah bisa kita tarik disini, kapasitas tidak cukup, kwalitas tidak cukup, tidak ada kolam pelabuhan, sehingga akan sulit untuk kapal-kapal ukuran besar, kami berharap pembenahan insfrastruktur dermaga itu sangat penting”. (Dj)



