JATIMJOMBANG

Insentif Guru Honorer di Jombang Naik, “Sangat Berharga Meski Nilainya Kecil”

Ilustrasi

JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Kenaikan Insentif guru dari Pemkab Jombang naik Rp 75 ribu menjadi Rp 375 ribu per bulan dimulai Juli lalu.

Pada kenaikan insentif bersumber Pencairan tersebut mengikuti dana P-APBD 2025.

Sejalan dengan arahan Presiden kebijakan ini juga bertujuan untuk mendorong guru meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi dan studi lanjut serta meningkatkan minat pada profesi guru.

Selanjutnya pada kenaikan insentif guru menurut Rendra, ”Ya (naik) mulai P-APBD, terhitung sejak bulan Juli,” ujar Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Untuk Insentif guru yang sebelumnya Rp 300 ribu per bulan kini menjadi Rp 375 per bulan. Teknis pencairan tetap, yaitu cair setiap tiga bulan sekali.

Kemudian ada salah satu syarat guru mendapatkan insentif adalah mengajar dengan SK Kepala Dinas P dan K serta namanya sudah masuk di dapodik.

Selain itu untuk kenaikan insentif lebih dulu dirasakan pegawai tidak tetap (PTT). Sama-sama naik Rp 75 ribu, insentif PTT mulai naik per Januari 2025.

Dari sumber penghasilan lain, yang diterima PTT dan GTT yaitu tambahan dari BOS reguler sekolah masing-masing setiap bulannya. Nilainya beragam, menyesuaikan dengan kemampuan sekolah.

Menurut salah satu guru yang menerima insentif mengaku bersyukur, insentif yang bertahun-tahun tidak ada kenaikan, mulai naik perlahan tahun 2025. ”Meski nilainya kecil, tapi sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Tapi patut di perhatikan pada penyalurannya, insentif yang cair setiap tiga bulan sekali itu sering kali telat penyalurannya. Sehingga lagi-lagi guru harus menunggu lama untuk menikmati insentifnya.

Seperti ada keluhan guru lain mengatakan, ”Ketika penerimaan, insentif selalu molor, tidak tepat waktu bahkan tiga bulan lebih tiga minggu, sedangkan kebutuhan kami setiap hari, jadi kalau molor pencairannya juga susah cari talangan,” ujarnya.

Kebijakan ini sejalan dengan program strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, termasuk melalui kompetensi guru.

Laporan: Tok

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button