
Rendra Kusuma Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jombang (Foto: tok BN)
JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Satuan Pendidikan tingkat SD (Sekolah Dasar) wajib mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), sebagai bagian dari program evaluasi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudrustek). Pelaksanaan ANBK ini dilakukan secara acak untuk siswa kelas 5 SD dan bertujuan untuk memetakan mutu sistem pendidikan, bukan untuk mengukur nilai ketulusan individu siswa.
Oleh karena itu telah di laksanakan, hingga sebanyak 519 satuan pendidikan tingkat SD di Kabupaten Jombang mengikuti pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun ini. Dari jumlah tersebut, 518 sekolah sudah siap melaksanakan ANBK secara online. Selain itu masih terdapat satu sekolah yang masih semi online, yakni SD Kristen Petra Jombang.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan sekolah untuk menyiapkan sarana pendukung sebelum ANBK dimulai saat itu.
“Sebelum ANBK kami meminta menyiapkan sarananya, komputernya, dan jaringan internet. Untuk SD, hampir semuanya sudah online, hanya satu yang semi online yaitu SD Kristen Petra,” ujar Rhendra, Selasa (16/9/2025).
Selanjutnya dari 519 sekolah itu, sebanyak 515 sekolah bisa melaksanakan ANBK secara mandiri. Sementara 4 sekolah masih menumpang di sekolah lain karena keterbatasan sarana dan jaringan internet.
Diantara nya 4 sekolah tersebut antara lain SDN Jombatan 1 yang menumpang ke SDN Jombatan 3, SDN Sentul 2 ke SDN Bedahlawak, SDN Plabuhan 3 ke SDN Bangsri, dan SDN Pojokklitih 2 ke SDN Pojokklitih 1.
“Yang menumpang mengikuti ANBK secara bergantian dengan sekolah yang ditumpangi. Hal ini karena mereka belum memiliki sarana komputer yang memadai,” pungkas Rhendra.
Supaya diketahui, bahwa hasil asesmen menjadi dasar perbaikan layanan dan pengembangan sistem pendidikan di sekolah bukan penentu kelulusan siswa.
Laporan: Tok
Editor: Budi Santoso



