
Perhutani KPH Purwodadi Jalin Kerjasama Dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Dalam Pengembangan Tanaman Tebu (Foto: ist)
GROBOGAN, BIDIKNASIONAL.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menjalin kerjasama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam pengembangan tanaman tebu di lahan hutan petak 133e Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tumpuk, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tumpuk.
Kerjasama operasional (KSO) tersebut dilakukan pada lahan seluas 10 hektar di petak 133e, yang merupakan bagian dari total luasan 172,2 hektar kerjasama Perhutani KPH Purwodadi dengan PT SGN yang tersebar di beberapa wilayah hutan. Hasil panen nantinya akan dikelola melalui Pabrik Gula (PG) Rendeng, sebagai salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan khususnya pada sektor tebu.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi, melalui Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH) Perhutani KPH Purwodadi, Triana Wahyu W., menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bukti nyata sinergi antar BUMN untuk meningkatkan produktivitas lahan hutan melalui pola Agroforestry Tebu Mandiri.
“Perhutani KPH Purwodadi berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Melalui kerjasama dengan PT SGN ini, kami tidak hanya mengoptimalkan pemanfaatan lahan hutan produksi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar hutan melalui penyerapan tenaga kerja,” ujar Triana.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Gedangan. Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Desa Gedangan, Mudakir, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Kami dari pemerintah desa menyambut baik kerjasama penanaman tebu ini. Selain membantu pemerintah dalam upaya swasembada pangan, kegiatan ini juga memberi manfaat langsung bagi warga kami karena membuka peluang kerja di desa,” ungkap Mudakir.
Sementara itu, salah satu warga Desa Gedangan, Sutrisno, mengaku sangat antusias dengan adanya kegiatan tebu di wilayah hutan dekat desanya.
“Kami senang sekali karena bisa bekerja di sini tanpa harus merantau keluar kota. Dengan adanya penanaman tebu, banyak warga desa yang bisa ikut bekerja sebagai tenaga harian. Ini jelas menambah penghasilan masyarakat sekitar hutan,” tuturnya.
Melalui kerjasama ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap tercipta sinergi yang saling menguntungkan antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan nasional, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat desa sekitar hutan dan mengurangi urbanisasi tenaga kerja.
Laporan : Heru Budianto



