
BANJAR, BIDIKNASIONAL.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy terus merealisasikan Program Inpres 2025 dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembangunan saluran tersier di sejumlah wilayah kota Banjar, Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.
Pekerjaan infrastruktur ini melibatkan kelompok tani setempat dan berjalan lancar dengan panjang rata-rata saluran 250 hingga 355 meter. Saluran tersebut mampu mengairi lahan pertanian seluas 60 sampai 80 hektar di setiap lokasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Salah seorang petani asal Lakbok, Ujang, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan dinas terkait. “Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan saluran ini. Semoga hasil panen ke depan lebih maksimal,” ujarnya.
PPK Satker SDA OP 2, Yahya, menegaskan pihaknya terus melakukan monitoring agar pekerjaan sesuai standar dan benar-benar memberi manfaat. PPK OP 4 wilayah Padaherang, Anang, menambahkan bahwa pembangunan saluran tersier ini sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Satker Irigasi, Pa Andi, menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah, BBWS, dan kelompok tani menjadi kunci utama kelancaran pekerjaan di lapangan. “Kerja sama ini membuktikan bahwa pembangunan berjalan baik bila masyarakat ikut terlibat,” ungkapnya.
Dengan adanya sinergi ini, Program Inpres 2025 diharapkan mampu mendongkrak hasil pertanian serta menjaga ketersediaan pangan di wilayah Banjar , Ciamis dan Pangandaran.
Laporan: Asep sujana


