
Relawan PC IFI Sidoarjo saat lakukan Fisioterapi di Posko. (Foto: ist)
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Jawa Timur mengirimkan tim relawan dari PC IFI Sidoarjo untuk memberikan layanan kesehatan berupa fisioterapi bagi masyarakat dan petugas yang terdampak musibah di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.
Kehadiran tim relawan fisioterapi tersebut mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak di lokasi. Banyak warga, relawan, hingga petugas lapangan merasa terbantu dengan adanya layanan ini.
Ketua PC IFI Sidoarjo menjelaskan bahwa meskipun fasilitas di lapangan terbatas, semangat tim fisioterapi tetap tinggi dalam membantu sesama.
“Alhamdulillah, walau dengan fasilitas yang terbatas, tim fisioterapi mendapat apresiasi. Bahkan Basarnas merekomendasikan agar tim dapat masuk ke area evakuasi steril untuk memberikan perawatan kepada petugas SAR,” ujarnya, (4/10) sore.
Beberapa penerima layanan mengaku merasakan manfaat langsung dari terapi yang diberikan. Seorang wali santri mengungkapkan, rasa lelah dan nyeri otot yang dialaminya berkurang setelah menjalani fisioterapi.
“Saya merasa lebih kuat menghadapi situasi seperti ini. Terima kasih kepada tim fisioterapi,” ucapnya.
Baca Juga : Hari Keenam, Relawan SAR Temukan Potongan Kaki Korban Ponpes Al-Khoziny
Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu personel SAR. Setelah mendapatkan perawatan, ia merasa kondisi tubuhnya kembali bugar dan siap melanjutkan tugas di lapangan.
“Kami jadi lebih siap melanjutkan tugas di lapangan,” ujarnya singkat.
Dari hasil asesmen di lokasi, keluhan yang paling sering ditemukan antara lain kelelahan, cedera akibat penggunaan berlebih (overuse injury), spasme otot, serta gangguan muskuloskeletal. Kondisi tersebut dialami baik oleh relawan seperti petugas SAR, Tagana, dapur umum, maupun para wali santri.
Pada hari pertama pelaksanaan, layanan fisioterapi berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. Sebanyak 30 orang tercatat menerima manfaat dari kegiatan ini.
Kegiatan serupa akan kembali dilanjutkan pada Minggu, 5 Oktober 2025, dengan sasaran layanan yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak penerima manfaat.
Ketua PD IFI Jawa Timur, Yohanes Deo Fau, S.FT., Physio., S.H., MH.Kes., M.Kes., menegaskan pentingnya peran fisioterapis dalam situasi kebencanaan.
“Profesional fisioterapi tidak hanya berperan di klinik, tetapi juga di situasi darurat. IFI Jawa Timur berkomitmen mendukung relawan dan masyarakat terdampak agar tetap dalam kondisi fisik yang optimal,” pungkasnya.
Keterlibatan IFI Jawa Timur menjadi bukti nyata kontribusi profesi fisioterapi dalam aksi kemanusiaan. Kehadiran mereka turut memperkuat peran tenaga kesehatan dalam mitigasi dan respons bencana di Indonesia.
Laporan : Widi Arti (Ikatan Fisioterapi Indonesia)
Editor : Red



