JATIMSIDOARJO

DLHK Sidoarjo Angkut 721 Ton Material Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny ke TPA Jabon

Truk DLHK Sidoarjo saat muat material puing-puing ponpes Al-Khoziny. (Foto: Teddy Syah/Bidiknasional.com)

SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo terus melakukan penanganan pengangkutan material reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, yang ambruk beberapa waktu lalu.

Kepala DLHK Sidoarjo, Bahrul Amig mengatakan, sejak hari pertama penanganan pada Kamis (2/10) siang, pihaknya telah mengerahkan 30 armada untuk mengangkut material reruntuhan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Griyo Mulyo, Jabon tiap harinya.

“Sejak hari pertama dimulai Kamis siang, penanganan sampah sudah masuk 215 ritasi ke TPA Griyo Mulyo Jabon, dengan total mencapai 721 ton,” jelas Bahrul Amig, Senin (6/10).

Baca Juga : Guna Penyelidikan, DLHK Sidoarjo Pisahkan Puing-puing Material Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny

DLHK Sidoarjo
Kepala Dinas DLHK Sidoarjo, Bahrul Amig. (Foto: Teddy/BN.com)

Ia menyebutkan, kegiatan pengangkutan dilakukan secara maraton selama 24 jam. “Untuk jumlah total ritasi dan beban itu terhitung sejak Kamis sampai kemarin malam, Minggu (5/10),” imbuhnya.

Perlu diketahui, DLHK juga melakukan pemisahan material bangunan pondok di tempat tersendiri. Langkah itu dilakukan atas arahan dari Polda Jawa Timur yang tengah melakukan proses penyelidikan terkait penyebab ambruknya bangunan tiga lantai tersebut.

Menurut Amig, pemisahan material ini penting agar proses investigasi dapat berjalan lancar tanpa kehilangan barang bukti di lapangan.

“Sesuai dengan arahan dari Polda untuk disendirikan, dalam arti dilokalisir. Meski demikian barang bukti juga tidak bakal hilang,” ungkapnya.

Laporan : Teddy Syah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button