JATIMMADIUN

Tingkatkan Infrastruktur, Dinas PUPR Kab. Madiun Rehabilitasi Saluran Drainase Jalan Ruas Jiwan – Bts. Kab. Magetan

MADIUN, BIDIKNASIONAL.com – Drainase merupakan suatu kebutuhan dalam tata ruang suatu wilayah, yang berfungsi menjadi media untuk mengalirkan air dari suatu titik ke titik lain, jika kondisi drainase kurang berfungsi dengan baik maka saat turun hujan air akan meluap hingga permukaan tanah atau jalan yang akan menyebabkan genangan sehingga mengakibatkan sedikit demi sedikit mengikis permukaan dan menimbulkan kerusakan jalan.

Dalam rangka meningkatkan kualitas infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( D – PUPR ) Sub. Bidang Bina Marga melakukan pembangunan atau rehabilitasi saluran drainase jalan ruas jiwan – batas Kab. Magetan.

Anggaran yang di gunakan untuk pembangunan atau rehabilitasi saluran drainase ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran (TA. 2025) dengan nilai SPK Rp. 198.240.600.00;

Jangka waktu pelaksanaan 90 (sembilan puluh) hari kalender, terhitung mulai SPK tanggal 13 Agustus 2025. Sebagai kontraktor pelaksana CV. Putra Madiun Jaya dan konsultan pengawas CV. Asaka Enginering.

“Pelaksanaan pekerjaan pembangunan atau rehabilitasi saluran drainase jalan ruas jiwan – batas Magetan ini dimulai sejak tanggal 13 Agustus 2025 dengan jangka waktu 90 hari kalender”, kata Bambang selaku konsultan pengawas dari Asaka Enginering sebagai pendamping kontraktor pelaksana CV. Putra Madiun Jaya.

Dengan volume pekerjaan pasangan sepanjang 188 meter, lebar total saluran 110 centimeter, top pasangan kanan kiri 30 centimeter, kedalaman 100 centimeter, rong saluran 80 centimeter. Lebar pasangan untuk dinding bawah 35 dan dinding atas 30 centimeter serta bibir atas 50 dan bibir bawah 40 centimeter.

Kemudian, Arga dari perwakilan kontraktor pelaksana CV Putra Madiun Jaya menambahkan, ” untuk jalan menuju lingkungan yang ada gorong gorongnya dan terdampak proyek saluran drainase, kami ganti box culvert 80 x 80, 1200, selain itu untuk setiap pintu masuk rumah warga akan mendapatkan ganti perbaikan jalur penghubung sepanjang 2,5 meter dan lebar 1,1 meter sesuai lebar saluran drainase dengan material beton fc 15 Mpa. Sedang untuk progres dengan jangka waktu pelaksanaan 90 hari kalender pada hari minggu ke 8 mendatang rencana mencapai 78,71 dari estimasi 46,99 dan saat ini sudah melampaui target”, terangnya.

Pembangunan atau rehabilitasi saluran drainase ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar. Joko (47), salah satu warga desa yang rumahnya terdampak proyek mengaku sangat senang dengan adanya perbaikan drainase ini.

Menurutnya sewaktu musim penghujan air kerap menggenang, hal ini dikarenakan kondisi drainase kurang berfungsi dengan baik yang berakibat menimbulkan kerusakan jalan.

“Drainase yang baik akan membantu mencegah genangan pada musim hujan, sehingga bisa mengurangi potensi kerusakan jalan akibat genangan. Masyarakat pengguna jalan juga akan merasa lebih aman dan nyaman”, pungkasnya. (Bas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button