
KEDIRI, BIDIKNASIONAL.com – SMPN 2 Wates Kabupaten Kediri telah melaksanakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memahami sikap Inklusif Toleran, dan Kesetaraan Gender, pada hari Kamis, tanggal 09/10/2025 di Aula SMPN 2 Wates Kabupaten Kediri, dengan Peserta seluruh Guru.
Kepala SMPN 2 Wates Joko Suminto, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa untuk mewujudkan pendidikan inklusi butuh proses panjang dan tekat yang kuat dalam melakukan perubahan di sistem pendidikan. Mulai dari sosialisasi, kebijakan, perencanaan dan penyelenggaraaan kolaboratif.
”Pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, di mana semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya sikap toleran di antara para pendidik dan siswa dalam menghadapi perbedaan, baik itu perbedaan budaya, agama, maupun pandangan hidup.” Tuturnya.
Selain itu, Joko mengajak para peserta untuk lebih memahami dan mengimplementasikan prinsip kesetaraan gender dalam proses pengajaran, dengan memberikan kesempatan yang setara kepada semua siswa tanpa memandang jenis kelamin. Workshop ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para peserta, tetapi juga membekali Guru dengan keterampilan praktis untuk diterapkan dalam pengajaran sehari-hari.” tuturnya.
Joko berharap melalui kegiatan ini para guru pendamping dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Menyusun program pembelajaran, memodifikasi bahan ajar serta melakukan evaluasi program pembelajaran.
Setelah mengikuti workshop ini saya berharap, dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan menghargai perbedaan, serta mempersiapkan siswa menjadi individu yang toleran dan menghormati kesetaraan gender dalam kehidupan mereka, dan selanjutnya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SMPN 2 Wates yang pada akhirnya juga sangat berdampak pada kualitas peserta didik,” demikian harap Joko. (Nyoto)



